80 Persen Anak Indonesia Kekurangan Omega 3, Ini Dampaknya Bagi Tubuh

Jumat, 12 Juli 2019 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
80 Persen Anak Indonesia Kekurangan Omega 3, Ini Dampaknya Bagi Tubuh Ilustrasi anak makan. thehealthsite

Merdeka.com - Masalah nutrisi dan kesehatan merupakan salah satu pekerjaan rumah yang belum tuntas bagi anak Indonesia. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan British Journal of Nutrition pada 2016 melaporkan bahwa 8 dari 10 anak Indonesia kekurangan asupan asam lemak esensial seperti omega-3 (EPA dan DHA).

Padahal kehadiran lemak dan omega-3 berperan penting bagi tubuh. Dua elemen ini berfungsi sebagai komponen di dalam otak yang menunjang jaringan saraf dan mata, dan membantu proses pembekuan darah. Hal ini disampaikan dokter spesialis gizi klinis Nurul Ratna Mutu Manikam.

Apabila anak mengalami defisiensi omega-3 maka akan terjadi abnormalitas fungsi mata, saraf, dan otak serta menyebabkan proses pertumbuhan melambat.

"Jadi tumbuh tingginya lambat, kognitifnya juga tidak terlalu berkembang," kata Nurul.

Berdasarkan angka kecukupan gizi Indonesia pada 2014, untuk angka usia 4 hingga 6 tahun membutuhkan asupan omega 3 sebesar 0,9 gram/hari.

Sebenarnya, ada banyak Sumber asupan omega-3 dapat ditemukan pada sarden, makarel, tuna, salmon, tiram, udang, kepiting, kuning telur, telur terfortifikasi DHA dan susu terfortifikasi DHA.

Penulis: Febrianingsih Alamako
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini