KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

8 Fakta unik tentang deodoran

Rabu, 16 Oktober 2013 18:43 Reporter : Rizqi Adnamazida
Ilustrasi deodoran. ©Shutterstock/Piotr Marcinski

Merdeka.com - Tubuh mengeluarkan keringat karena alasan kesehatan. Anehnya, banyak orang memakai deodoran untuk mencegah keluarnya keringat dari dalam tubuh. Simak berbagai fakta unik seputar deodoran seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Anti bau badan bukan hal baru
Sejak zaman dahulu, ternyata masyarakat kuno Mesir sudah menciptakan wewangian demi mencegah aroma tidak enak dari tubuh menyebar ke yang lain. Sementara deodoran pertama kali dipatenkan pada tahun 1888.

Deodoran membunuh bakteri
Keringat tidak selalu menimbulkan bau. Bahkan keringat terkadang tidak berbau sama sekali. Sebenarnya bakteri yang membuat keringat jadi bau. Jadi saat menggunakan deodoran, anti bakteri di dalamnya menghentikan bau bahkan sebelum aroma tidak enak itu muncul.

Deodoran tidak menghentikan proses berkeringat
Meski iklan deodoran sering menyebutkan produknya mampu menurunkan produksi keringat sampai 100 persen. Namun sekuat apapun produk tersebut, deodoran sebenarnya hanya mampu menurunkan produksi keringat sampai 20 persen saja.

Tubuh bisa beradaptasi
Sebaiknya, setiap enam bulan sekali, ganti merek deodoran yang digunakan. Sebab tubuh ternyata bisa beradaptasi dengan deodoran yang akhirnya kebal dan membuat keringat tetap diproduksi berlebihan.

Deodoran untuk pria dan wanita sama saja
Di iklan, kebanyakan deodoran ditujukan untuk wanita. Memang wanita memiliki kelenjar keringat lebih banyak, namun produksi keringat pria justru lebih melimpah. Meskipun begitu, deodoran tidak terpengaruh dengan hal tersebut.

Tidak semua orang butuh deodoran
Deodoran bisa dibilang sebagai produk yang sukses membuat masyarakat percaya bahwa mereka bau. Tetapi tidak semua orang punya bau badan atau produksi keringat berlebih, sehingga tidak semua orang memerlukannya.

Dari mana asal noda kuning di baju?
Sebuah teori menyebutkan kalau bahan deodoran yang bereaksi dengan keringat atau kulit atau baju atau deterjen adalah penyebab noda kuning pada baju. Namun belum ada penelitian yang bisa membuktikannya.

Membuat deodoran sendiri
Sebenarnya, masyarakat bisa membuat deodoran sendiri tanpa harus membeli. Semua bahan-bahan alami pun bisa diperoleh dan diracik sendiri. Sayangnya tidak banyak orang yang mau melakukannya.

Itulah beberapa fakta unik tentang deodoran. Apakah Anda juga termasuk salah satu pengguna deodoran?

Baca juga:
Lahir dari bayi tabung tingkatkan risiko kanker pada anak
Bayi di Banyumas lahir tanpa dinding perut
Tips atasi ruam popok pada kulit bayi
5 Pertanyaan aneh seputar bayi
7 Tips agar balita mau tidur siang [riz]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.