7 Hal yang Biasa Menyebabkan Menstruasi Terlambat Datang

Selasa, 8 Oktober 2019 15:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
7 Hal yang Biasa Menyebabkan Menstruasi Terlambat Datang Ilustrasi menstruasi. ©Shutterstock.com/Ivancovlad

Merdeka.com - Normalnya, periode menstruasi wanita memiliki waktu yang sama setiap bulannya. Normalnya periode menstruasi ini merupakan tanda kondisi kesehatan yang normal.

Pada kondisi siklus menstruasi yang normal, periode ini berlangsung setiap 28 hari. Namun pada beberapa orang, periode menstruasi ini bisa berlangsung lebih cepat atau lebih lambat.

Secara normal, menstruasi seseorang ini biasanya terjadi mulai 3-7 hari. Terdapat sejumlah hal yang bisa menyebabkan perubahan periode siklus menstruasi yang dimiliki seseorang.

Siklus menstruasi yang sehat biasanya bisa terjadi dalam 21 atau 35 hari. Menstruasi yang maju atau mundur sekitar satu atau dua hari merupakan sebuah hal yang normal.

Walau begitu, mungkin terjadi beberapa hal yang menyebabkan periode seseorang menjadi mundur cukup lama. Hal ini biasanya dialami seseorang pada masa-masa awal pubertas atau menstruasi.

Terjadinya masalah terlambatnya menstruasi ini disebabkan karena hormon yang tidak stabil serta sejumlah hal lain. Dilansir dari Health, berikut sejumlah hal yang bisa mengakibatkan menstruasi terlambat datang.

1 dari 7 halaman

Stres

Salah satu penyebab umum terjadinya menstruasi yang terlambat datang adalah stres. Hal ini biasanya terjadi ketika stres yang dialami cukup berat. Mengatasi stres secara tepat dengan meditasi dan olahraga bisa membantu mengatasi masalah ini.

2 dari 7 halaman

Turunnya Berat Badan

Naik turunnya berat badan merupakan salah satu penyebab terlambatnya menstruasi. Ketika berat badan menurun secara cepat, maka bakal terjadi perubahan pada hormon tubuh sehingga menstruasi bisa terlambat datang.

3 dari 7 halaman

Kegemukan

Ketika kamu memiliki berat badan yang terlalu banyak, tingkat estrogen dan progesteron bisa terpengaruh. Hal ini bisa menyebabkan menstruasi yang tidak teratur.

4 dari 7 halaman

Kontrasepsi

Penggunaan kontrasepsi atau KB merupakan salah satu hal yang bisa menyebabkan perubahan siklus menstruasi. Pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin bisa mengurangi frekuensi menstruasi. Pada beberapa orang, perlu sejumlah waktu sebelum siklus menstruasi ini kembali normal.

5 dari 7 halaman

Sindrom ovarium polikistik atau Polycystic ovary syndrome (PCOS)

PCOS adalah kondisi umum yang bisa menyebabkan menstruasi terjadi secara tak rutin. Kondisi ini bisa menyebabkan tubuh memproduksi androgen dalam jumlah tinggi. Hal ini juga dapat memunculkan kista kecil pada ovarium.

6 dari 7 halaman

Hamil

Kehamilan merupakan salah satu masalah yang bisa menyebabkan telatnya menstruasi. Selama kehamilan, menstruasi bakal tidak terjadi hingga akhirnya wanita tersebut melahirkan.

7 dari 7 halaman

Perimenopause Awal

Menopause biasanya terjadi antara tahun 45 hingga 55. Walau begitu, pada tahap perimenopause awal, tanda-tanda menopause bisa terjadi mulai usia 40 tahun hingga lebih muda. Hal ini bisa menyebabkan menstruasi terlambat datang atau bahkan tidak muncul sama sekali. [RWP]

Baca juga:
Ini Posisi Tidur Paling Tepat Ketika Kamu Sedang Mengalami Menstruasi
Obat Hormon Pengendali Siklus Menstruasi Tak Boleh Dikonsumsi oleh Sembarang Orang
Ini Efek Samping yang Muncul Saat Konsumsi Obat Hormon Pengendali Siklus Menstruasi
Ini Penyebab Wanita Menjadi Ngidam Makanan Tertentu Saat PMS
Begini Cara Mengatasi Ngidam Makanan Ketika Sedang PMS
Mengapa Wanita Jadi Lebih Sering Buang Air Besar Ketika Sedang Menstruasi?

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini