6 Hal yang Harus Disiapkan Pengidap Diabetes pada Masa Pandemi COVID-19

Rabu, 18 November 2020 08:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
6 Hal yang Harus Disiapkan Pengidap Diabetes pada Masa Pandemi COVID-19 Ilustrasi diabetes. shutterstock

Merdeka.com - Kondisi pandemi COVID-19 membuat penderita diabetes berada dalam kondisi yang rentan terhadap komplikasi serius akibat infeksi virus. Hal ini terutama dialami oleh penderita diabetes yang positif terjangkit COVID-19. Mereka cenderung mengalami gejala dan komplikasi parah, bahkan kematian jika kadar gula darah tidak terkontrol.

Ketua ADINKES, dr. M. Subuh, MPPM mengatakan, Riset Kesehatan Dasar menunjukkan sekitar 70 persen pasien diabetes melitus tidak terdiagnosis (mengetahui kasusnya), angka ini sangat tinggi untuk perlu manajemen deteksi ke depan. Jika hal ini tidak ditangani dengan baik, maka kondisi kesehatan penyandang diabetes bisa terus memburuk serta komplikasi penyakit akibat diabetes melitus akan semakin tinggi.

"Oleh karena itu penting bagi penderita diabetes dan tenaga kesehatan untuk menguasai manajemen diabetes selama pandemi COVID-19," ujarnya dalam Nutrifood, BPOM dan ADINKES Edukasi Tenaga Kesehatan Mengenai Manajemen Diabetes selama Pandemi COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kutai Kertanegara, Kalimatan Timur, dr. Martina Yulianti, Sp.PD., FINASIM., M.Kes menjelaskan, tenaga kesehatan memiliki peran penting dalam memonitor kondisi kesehatan pasien diabetes di masa pandemi ini. Manajemen diabetes yang dapat tenaga kesehatan lakukan agar kondisi pasien diabetes tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi serius COVID-19 adalah melakukan pemeriksaan gula darah minimal setahun sekali pada penduduk usia produktif 15-59 tahun, serta pada semua ibu hamil.

Di lain sisi, manajemen diabetes tidak terbatas pada tenaga kesehatan, namun juga harus dilakukan oleh penderita diabetes itu sendiri. Selama pandemi COVID-19, kesehatan pasien diabetes bisa memburuk dengan adanya perubahan pola hidup seiring dengan peraturan PSBB oleh beberapa pemerintah daerah. Kurangnya aktivitas fisik, diet tidak seimbang, level stres yang tinggi serta menurunnya kunjungan kontrol ke FKTP akibat pandemi juga dapat memperburuk kesehatan pasien diabetes.

Untuk itu, Ketua PERSADIA Wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, Depok, Prof. Dr. dr. Mardi Santoso, DTM&H, Sp.PD-KEMD, FINASIM, FACE pasien kencing manis/Diabetes Mellitus dianjurkan untuk menjalani manajemen diabetes mandiri selama pandemi COVID-19 dan harus beraktivitas serta tinggal di rumah saja. Beberapa hal yang dianjurkan dilakukan pasien adalah sebagai berikut :

Baca Selanjutnya: Hal yang Harus Dilakukan Pasien...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini