6 Fakta melahirkan yang jarang diketahui

Jumat, 16 Januari 2015 14:16 Reporter : Kun Sila Ananda
6 Fakta melahirkan yang jarang diketahui Ilustrasi Melahirkan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Meski melahirkan adalah salah satu proses alami bagi wanita, namun melahirkan tetaplah suatu proses penuh perjuangan dan keajaiban. Ada banyak hal yang tak diketahui tentang melahirkan. Tak sedikit pula mitos salah yang beredar seputar proses melahirkan.

Berikut adalah beberapa fakta yang akan memperjelas mitos salah mengenai melahirkan selama ini, seperti dilansir oleh Health Me Up (16/01).

1. Wanita bisa melahirkan meski air ketuban belum keluar

Jangan percaya apa yang Anda lihat di televisi. Banyak wanita yang tak perlu mengalami pecah ketuban dahulu sebelum mereka melahirkan. Bagi beberapa wanita, air ketuban malah tidak becah dan bayinya bisa lahir masih dalam kantung amniotiknya.

2. Banyak cara untuk mengatasi sakit

Ada banyak variasi pengobatan yang bisa dilakukan wanita saat melahirkan. Beberapa di antaranya adalah meditasi, pijat, dan terapi air. Jika Anda memilih untuk melahirkan secara normal, Anda harus menghabiskan beberapa waktu memahami beberapa pilihan untuk meredakan rasa sakit.

3. Makanan pedas tidak memicu kelahiran

Makan makanan pedas hanya menyebabkan mulas, namun tak ada bukti bahwa makanan pedas bisa memicu proses melahirkan. Lagipula, memaksa melahirkan sebelum waktunya bukanlah hal yang baik karena janin masih perlu tumbuh maksimal dalam rahim.

4. Detak jantung bayi menurun saat proses melahirkan

Plasenta bisa meregang saat proses melahirkan. Ini menyebabkan penurunan detak jantung pada bayi. Jika Anda terhubung dengan alat pendeteksi detak jantung, ini akan memberikan peringatan pada dokter dan perawat. Namun jangan panik, karena ini bisa ditangani.

5. Kelahiran yang 'dipaksa' sering berakhir dengan operasi caesar

Seringkali kelahiran yang belum waktunya 'dipaksa' menggunakan berbagai macam obat-obatan seperti pitocin. Hal ini tak baik, karena justru akan berujung pada operasi caesar. Selain itu, obat ini juga menyebabkan kontraksi menjadi semakin kuat dan tak wajar. Sebaiknya hindari memaksa proses kelahiran jika memang belum waktunya.

6. Risiko melahirkan prematur meningkat jika sudah pernah sebelumnya

Ibu yang pernah melahirkan prematur memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk melahirkan prematur lagi. Bayi prematur adalah yang lahir sebelum berusia 37 minggu kehamilan. Karena itu, ibu sebaiknya berhati-hati jika sudah pernah melahirkan prematur.

Itulah beberapa fakta mengenai proses melahirkan yang jarang diketahui. Sekarang Anda mengetahui fakta di balik mitos-mitos yang salah mengenai proses melahirkan. [kun]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini