5 Hal yang Bisa Menyebabkan Munculnya Bau Tak Sedap dari Kulit Kepala

Minggu, 21 November 2021 06:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
5 Hal yang Bisa Menyebabkan Munculnya Bau Tak Sedap dari Kulit Kepala Ilustrasi kulit kepala gatal. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/Lars Zahner

Merdeka.com - Terdapat sejumlah permasalahan yang bisa dialami sehari-hari oleh bagian kepala. Hal ini bisa dialami oleh kulit maupun pada rambut.

Pada kulit yang tertutup rambut, sejumlah masalah juga mungkin dialami. Salah satunya adalah berupa munculnya bau tak sedap pada kulit kepala.

Masalah kulit kepala bau ini umumnya disebabkan oleh bakteri, minyak, serta sel kulit mati. Hal ini bisa terjadi karena kulit kepala memiliki kesamaan dengan bagian kulit lain di tubuh.

Kulit kepala juga bisa memproduksi keringat dan minyak seperti bagian kulit lain. Menumpuknya sebum dan keringat pada bagian kulit kepala bisa menjadi tempat berkembang baik bagi bakteri.

Sejumlah masalah tertentu bisa memicu munculnya bau tak sedap di kulit kepala. Dilansir dari prose, berikut sejumlah hal yang bisa jadi penyebab munculnya bau tak sedap di kulit kepala.

1. Jarang Keramas

Bagi sebagian besar orang, keramas tiap hari bisa menyebabkan masalah. Namun bagi mereka dengan rambut sangat halus atau kulit kepala yang sangat berminyak, keramas setiap hari atau dua hari sekali bisa membantu mengatasi masalah ini. Jarang keramas bisa menyebabkan menumpuknya berbagai hal dan membuat kulit kepala jadi bau.

Cara mengatasinya: Untuk mengatasi masalah seperi ini, menggunakan masker rambut bisa menjadi cara terbaik mengatasinya. Masker rambut berbahan arang bisa jadi pilihan terbaik dalam menyerap bau tak sedap yang muncul.

2 dari 3 halaman

Perawatan Rambut Tak Tepat serta Stres

2. Terlalu Sering Keramas

Sama seperti jarang keramas, terlalu sering keramas juga bisa menyebabkan masalah rambut. Terlalu sering menggunakan sampo dengan kandungan tinggi deterjen bisa menghilangkan kandungan minyak alami di dalamnya. Terlalu sering keramas bisa menghilangkan minyak alami dari kulit kepala dan selanjutnya diproduksi semakin banyak minyak.

Cara mengatasinya: Pastikan untuk menggunakan sampo bebas sulfat dan hindari kandungan kimia berat pada sampo.

3. Stres dan Hormon Tak Seimbang

Kecemasan dan stres bisa menjadi penyebab terjadinya gangguan hormonal. Lebih lanjut, masalah ini bisa menyebabkan meningkatnya produksi minyak serta iritasi di kulit kepala.

Cara mengatasinya: Menggunakan bahan-bahan yang menenangkan kulit kepala termasuk dengan masker rambut berbahan arang bisa membantu mengatasi masalah ini.

3 dari 3 halaman

Penggunaan Topi dan Pola Makan Tak Tepat

dan pola makan tak tepat

4. Penggunaan Topi

Keberadaan rambut membuat kulit kepala menjadi hangat. Penggunaan topi bisa membuat kepala yang sebelumnya hangat berubah menjadi panas. Hal ini menjadikan tempat yang sempurna bagi berkembangnya bakteri terutama ketika berkeringat.

Cara mengatasinya: Pastikan untuk mencuci topi atau penutup rambut yang sering digunakan. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah bakteri berkembang dengan subur di kulit kepala.

5. Pola Makan

Sejumlah makanan yang kamu konsumsi bisa menyebabkan masalah pada kulit termasuk keluarnya bau kulit kepala dari pori-pori. Makanan dengan bau yang kuat seperti bawang putih, bawang merah, kari, dan kunyit bisa mengandung minyak yang keluar melalui kulit termasuk dari kulit kepala.

Cara mengatasinya: Menggunakan masker kulit kepala bisa sangat membantu mengatasi masalah ini. Memilih masker kulit kepala berbahan alamai seperti ekaliptus bisa sangat membantu dalam mengatasi masalah ini. [RWP]

Baca juga:
Apa Sih Sebenarnya Fungsi Rambut di Ketiak Kita?
Cegah Terjadinya Masalah Rambut Rontok dengan Memotongnya

BACA JUGA:
{news_title}

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini