5 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Organ Kewanitaan Mengering

Kamis, 19 September 2019 19:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
5 Hal yang Bisa Jadi Penyebab Organ Kewanitaan Mengering Ilustrasi kekeringan. ©2012 Shutterstock/Galyna Andrushko

Merdeka.com - Pada normalnya, kondisi organ kewanitaan biasanya sedikit lembap atau basah. Pada vagina, biasanya terdapat lapisan lendir nan lembap yang berguna untuk mengurangi gesekan saat bercinta.

Kondisi basah dan lembap pada vagina ini juga bertujuan sebagai lingkungan basa yang tepat bagi sperma untuk dapat bertahan hidup. Lingkungan basa ini penting terjaga dan ketika keseimbangan pH di organ kewanitaan terganggu, bisa meningkatkan risiko infeksi.

Salah satu kondisi yang mungkin terjadi pada organ kewanitaan ini adalah perubahan menjadi kering. Dilansir dari Health 24, terdapat sejumlah kondisi yang bisa menyebabkan organ kewanitaan ini menjadi kering.

Salah satu penyebab utama adalah penuaan yang menyebabkan berkurangnya produksi hormon. Hal ini juga bisa menyebabkan dinding vagina semakin tipis serta tingkat kelembapan menurun.

Walau penuaan dan menopause merupakan penyebab utama vagina mengering, terdapat sejumlah hal lain yang bisa menyebabkannya.

"saya merasa bahwa banyak pria melihatnya sebagai bagian penuaan dan mencari cara mengatasinya. Namun setengah dari wanita tidak mengalami gejala ini ketika mereka menua. Sehingga hal ini tidak bisa disebut sebagai bagian dari penuaan," terang Dr. Caroline Mitchell, asisten profesor di Harvard Medical School.

Dilansir dari Health 24, berikut sejumlah faktor yang bisa menyebabkan vagina menjadi kering:

1 dari 5 halaman

Melahirkan dan Menyusui

Tingkat oestrogen dan progesteron bakal meningkat ketika kamu hamil dan turun drastis setelah melahirkan. Fluktuasi hormon ini bisa menyebabkan vagina mengering karena oestrogen bertanggung jawab untuk aliran darah ke vagina dan melumasi organ tersebut.

Fluktuasi hormon ini juga bisa disebabkan karena menyusui. Tingkat kelembapan di vagina seharusnya kembali normal ketika kamu berhenti menyusui.

2 dari 5 halaman

Olahraga Berlebih

Olahraga penting dilakukan untuk menjaga berat badan sehat dan meningkatkan energi. Berolahraga secara berlebih dan berat bisa berdampak terhadap tingkat hormon yang pada akhirnya berujung pada kondisi vagina kering.

3 dari 5 halaman

Obat yang Dikonsumsi

Vagina kering bisa jadi efek samping yang terjadi karena pengobatan tertentu. Hal ini biasanya muncul pada saat mengonsumsi obat alergi yang memiliki kandungan antihistamine. Hal ini mempengaruhi histamine dalam tubuh sehingga mengeringkan sejumlah bagian tubuh berlendir termasuk pada vagina.

Dampak yang sama juga dapat muncul ketika kamu mengonsumsi jenis obat antidepresan. Ketika kamu mengalami kondisi kering di vagina, periksa kandungan obat yang kamu konsumsi karena mungkin hal ini yang jadi penyebabnya.

4 dari 5 halaman

Penyakit Kekebalan Tubuh

Masalah ketahanan tubuh seperti sindrom Sjgren bisa menyerang sel di dalam tubuh yang memproduksi kelembapan. Penyakit ini biasanya mempengaruhi kelenjar saliva dan air mata serta sistem saraf yang ada di dalam vagina.

5 dari 5 halaman

Disebabkan Produk Kebersihan

Keseimbangan pH di dalam vagina bisa sangat mudah terganggu dengan penggunaan sabun berpewangi kuat serta shower gel.

"Vagina merupakan ekosistem yang halus dan masalah mungkin muncul jika terjadi perubahan. Vagina seharusnya dapat membersihkan dengan sendiri dan banyak organisme yang terdapat di dalam vagina dan dijaga kesehatannya dengan tinggal bersama organisme lain," terang Dr. Hailey MacNear, dokter kandungan di Folsom OBGYN, Amerika Serikat.

Vagina kering juga bisa menyebabkan rasa gatal dan panas yang tidak menyenangkan. Jika hal ini mungkin disebabkan oleh produk kebersihan yang kamu gunakan, sebaiknya segera ganti serta basuh secepat mungkin dengan air. [RWP]

Baca juga:
Begini Cara Mengatasi Otot Organ Kewanitaan yang Mengendur
Antisipasi Masalah, Begini Cara Cek Kesehatan Organ Kewanitaan Secara Mandiri
Ini bahaya mencukur bulu kemaluan bagi wanita

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini