10 Kebiasaan sehari-hari yang membunuh pelan-pelan

Sabtu, 28 September 2013 07:08 Reporter : Rizqi Adnamazida
10 Kebiasaan sehari-hari yang membunuh pelan-pelan Ilustrasi. ©Shutterstock/Maridav

Merdeka.com - Kebiasaan merokok atau minum alkohol memang tidak menyehatkan. Namun tahukah Anda, ternyata ada banyak kebiasaan sehari-hari - tidak termasuk merokok atau minum alkohol - yang bisa membunuh pelan-pelan.

Salah satu contoh kebiasaan tersebut adalah minum air putih. Bagaimana bisa? Simak penjelasannya seperti yang dilansir dari List Verse berikut ini.

2 dari 11 halaman

Makan ikan

rev2

Selain lezat, ikan seharusnya jadi makanan bergizi yang baik bagi kesehatan otak. Namun sayangnya, ikan terkadang penuh dengan racun.

Racun dalam ikan sebenarnya tergantung pada habitatnya. Jika laut kotor, ikan pun ikut teracuni, demikian pula dengan manusia yang mengonsumsinya. Selain itu, ikan air tawar terkadang juga dirangsang pertumbuhannya dengan hormon buatan sehingga membuatnya sama-sama tidak sehat seperti ikan laut.

Makanya, perhatikan asal ikan yang dikonsumsi setiap hari. Batasi pula konsumsi ikan jika tidak ingin kebiasaan makan ikan membunuh secara pelan-pelan.

3 dari 11 halaman

Minum air

rev2

Banyak ahli medis menganjurkan agar kita minum air putih sebanyak delapan gelas dalam sehari. Namun kasusnya sama seperti ikan, apakah air yang kita minum sudah bersih?

Beberapa sumber air minum ternyata mengandung senyawa kimia berbahaya yang sifatnya merusak sistem imun. Jika sumber air berbahaya tersebut diminum terus menerus, artinya kebiasaan sehari-hari tersebut juga bisa membunuh pelan-pelan.

4 dari 11 halaman

Botol plastik

rev2

Selama bertahun-tahun, kimia bernama bisphenol A (BPA) digunakan sebagai bahan untuk membuat botol plastik. Padahal senyawa tersebut membahayakan kesehatan.

Berbagai penelitian menyebutkan kalau paparan BPA erat kaitannya dengan risiko kanker payudara dan prostat. Sebab sifatnya meniru hormon manusia, sehingga ketika masuk dalam tubuh, BPA bisa merusak sistem metabolisme.

Sayangnya, masih banyak orang yang menggunakan botol plastik setiap hari, secara berulang-ulang. JIka diteruskan, kebiasaan itu jelas bisa membunuh pelan-pelan.

5 dari 11 halaman

Benang gigi

rev2

Selain BPA, senyawa kimia lain yang digunakan sebagai bahan membuat benang gigi juga membahayakan kesehatan. Karena senyawa tersebut sulit dipecah dan sifatnya beracun bagi organ - terutama ginjal dan hati.

Maksud hati ingin membersihkan gigi secara sempurna, namun kebiasaan menggunakan benang gigi ternyata justru bisa membunuh secara pelan-pelan.

6 dari 11 halaman

Menonton televisi

rev2

Berapa jam sehari Anda menatap layar televisi? Jika jawabannya empat jam atau lebih, artinya Anda kehilangan 22 menit usia seumur hidup.

Menurut sebuah penelitian, kebiasaan duduk terlalu lama ketika menonton televisi sangat tidak sehat. Terlebih jika kebiasaan menonton televisi setiap hari disertai dengan mengonsumsi makanan ringan. Bukan cuma berat badan yang semakin bertambah, usia pun akan semakin berkurang.

7 dari 11 halaman

Menghirup udara di dalam rumah

di dalam rumah rev2

Di luar rumah memang penuh dengan polusi dari asap kendaraan maupun rokok. Tetapi ternyata udara di dalam rumah pun tak kalah kotor.

Polusi udara di dalam rumah berasal dari produk kebersihan dan cat tembok. Paparan senyawa kimia dalam benda-benda tersebut bisa merusak hati, ginjal, dan membunuh secara pelan-pelan. Untuk mengurangi efeknya, coba tanam tanaman anti radiasi di dalam rumah.

8 dari 11 halaman

Minum jus buah

buah rev2

Jus buah seharusnya menjadi minuman yang menyehatkan. Tetapi kebiasaan minum jus ini ternyata juga bisa membunuh pelan-pelan. Bagaimana bisa?

Jus buah kemasan mengandung sulfur dioksida yang mengganggu performa paru-paru dan sistem saraf. Jus buah kemasan juga dikaitkan dengan risiko keguguran. Lantas bagaimana jika jus buah diolah sendiri?

Meski tidak terlalu berbahaya, kandungan gula dalam jus buah ternyata mampu meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Jadi lebih baik konsumsi buah dalam bentuk segar saja setiap harinya.

9 dari 11 halaman

Tersenyum

10 kebiasaan sehari-hari yang membunuh pelan-pelan

Sebuah penelitian pernah menyebutkan kalau orang-orang yang berbahagia cenderung mati lebih muda daripada mereka yang sedikit merasakan kesusahan. Kenapa bisa begitu?

Sebab orang-orang yang bergembira atau banyak tersenyum cenderung suka mengambil risiko, tidak pikir panjang dengan keputusannya, dan kurang cermat. Sehingga segala hal yang kurang sehat berani dicoba, misalnya minum alkohol, merokok, sampai mengonsumsi narkoba.

Penelitian tersebut bukan berarti melarang Anda untuk tersenyum. Tetapi jangan lupa untuk mempertimbangkan segala hal ketika akan mengambil keputusan, terutama jika Anda sedang berbahagia.

10 dari 11 halaman

Makan junk food

food rev2

Semua orang tahu bahwa makan junk food sangat tidak menyehatkan, mengingat bahan-bahan dan proses memasaknya begitu kotor.

Namun selain itu, alasan kenapa makan junk food termasuk dalam kebiasaan sehari-hari yang membunuh pelan-pelan adalah bungkus yang digunakan. Senyawa kimia di dalamnya bersifat racun dan menimbulkan berbagai macam penyakit pada tubuh.

11 dari 11 halaman

Memakai tabir surya

surya rev2

Selama bertahun-tahun, dokter spesialis kulit kerap menyarankan agar kita memakai tabir surya setiap kali keluar rumah. Padahal, kebiasaan tersebut tidak selamanya bermanfaat.

Penggunaan tabir surya akhirnya menghambat masuknya penyaluran vitamin D dari sinar matahari pada tubuh manusia. Vitamin D sendiri berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan tubuh secara keseluruhan. Jadi memakai tabir surya juga termasuk salah satu kebiasaan sehari-hari yang membunuh pelan-pelan.

Baca juga:
Keajaiban tidur siang
Tidur siang bikin otak anak lebih cemerlang
Peralatan tidur dari serat wol bikin tidur lebih nyenyak
Bau seprai kotor bikin orang susah tidur
Mendengkur bisa bikin wajah terlihat jelek!

[riz]
Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Tips Sehat
  3. Top List
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini