10 Alasan yang Membuat Detak Jantung Tiba-tiba Berdebar Lebih Kencang

Kamis, 11 Agustus 2022 06:00 Reporter : Rizky Wahyu Permana
10 Alasan yang Membuat Detak Jantung Tiba-tiba Berdebar Lebih Kencang Ilustrasi serangan jantung. ©iStock

Merdeka.com - Jantung berdebar kencang kadang menjadi istilah yang digunakan pada saat jatuh cinta. Namun kondisi ini juga bisa menyimpan bahaya dan merupakan tanda dari masalah kesehatan.

Detak jantung sesungguhnya berdebar dengan menyesuaikan keseimbangan tubuh kita agar tetap sehat dan hidup. Jantung berdebar karena impuls listrik dari sekumpulan sel di jantung.

Normalnya, jantung bakal merespons sinyal ini dan berdetak mulai 60 hingga 100 kali per menit. Ketika jantung berdetak lebih cepat, hal ini dikenal sebagai tachycardia.

Terdapat sejumlah hal yang menjadi penyebab dari jantung berdebar kencang ini. Dilansir dari Self, berikut sejumlah hal yang bisa menjadi penyebab dari jantung berdebar kencang.

Stres

Ketika kamu stres, sistem saraf simpatetik dan kelenjar adrenal melepaskan adrenalin. Jantung merespons pemicu ini dan menyebabkan detak jantung meningkat.

Untuk meredakan konsisi ini, kamu bisa bernapas dalam-dalam. Walau begitu, cara terbaik yang bisa kamu lakukan adalah mengatasi masalah yang menjadi penyebab munculnya stres.

2 dari 6 halaman
10 alasan yang membuat detak jantung tiba-tiba berdebar lebih kencang

Terlalu Banyak Kafein

Ketika kamu berlebihan mengonsumsi kafein, detak jantung bisa meningkat dengan cepat. Walau begitu pada orang tertentu, dia juga bisa mengalami hal ini walau hanya mengonsumsi kafein dalam jumlah sedikit.

Berdasar Mayo Clinic, dosis konsumsi aman adalah sekitar 4 cangkir kopi, 10 kaleng soda, serta dua minuman berenergi. Kamu bisa mengurangi konsumsi kafein harianmu untuk terhindar dari masalah ini.

Demam

Demam juga bisa jadi penyebab meningkatnya detak jantung menjadi sangat cepat. Melawan infeksi ini membutuhkan tubuh bekerja lebih keras dibanding biasanya sehingga detak jantung meningkat untuk membuat tubuh menjadi stabil dan mengusir infeksi.

3 dari 6 halaman
10 alasan yang membuat detak jantung tiba-tiba berdebar lebih kencang

Kurang Tidur

Ketika tidur, tubuh tidak melakukan banyak hal sehingga detak jantung bisa melambat. Ketika kamu kurang tidur, adrenalin bakal membanjiri tubuhmu dan menyebabkan meningkatnya detak jantung.

Konsumsi Obat Tertentu

Sejumlah obat yang kamu konsumsi bisa menjadi penyebab meningkatnya detak jantung. Oleh karena itu sangat penting utnuk mengetahui kandungan dari obat yang kamu konsumsi serta gejala kontra indikasi yang mungkin kamu alami.

4 dari 6 halaman
10 alasan yang membuat detak jantung tiba-tiba berdebar lebih kencang

Hamil

Meningkatnya detak jantung merupakan salah satu gejala awal dari kehamilan. Hal ini terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri sehingga dampaknya berupa detak jantung yang meningkat untuk memompa darah lebih banyak.

Masalah Kecemasan

Detak jantung yang lebih cepat bisa jadi penanda masalah kecemasan yang kamu alami. Berbagai gejala serangan kecemasan baik karena penyebab apapun biasanya berupa detak jantung yang berdebar lebih cepat.

5 dari 6 halaman
10 alasan yang membuat detak jantung tiba-tiba berdebar lebih kencang

Kelebihan Tiroid

Ketika kamu kelebihan tiroid, tiroid bakal aktif secara berlebihan serta menyebabkan metabolisme tubuh dipercepat. Hal ini bisa menyebabkan detak jantung yang semakin cepat termasuk nafsu makan yang meningkat serta menurunnya berat badan secara seketika.

Anemia

Anemia terjadi ketika darah tidak memberi cukup oksigen ke seluruh tubuh. Hal ini membuat jantung harus bekerja lebih keras agar darah bisa terpompa pada seluruh tubuh.

6 dari 6 halaman
10 alasan yang membuat detak jantung tiba-tiba berdebar lebih kencang

Aritmia

Aritmia terjadi karena malfungsi elektrikal di jantung sehingga detak jantung jadi tak beraturan. Masalah kesehatan ini bisa berupa berbagai macam, namun yang biasa muncul adalah detak jantung yang lebih cepat dibanding biasanya.

Terdapat sejumlah hal yang bisa menjadi penyebab jantung berdetak lebih cepat. Namun, yang paling perlu kamu perhatikan adalah gejala lain yang menyertainya. Jika kamu kahwatir dengan kondisimu, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter. [RWP]

Baca juga:
Dalam Sehari, Disarankan Konsumsi Buah Minimal Tiga Porsi Sehari
Disentri dan Flu Bisa Hambat Pertumbuhan Anak, Orangtua Perlu Waspada!
Berapa Lama Sebenarnya ASI Bisa Tahan saat Disimpan di Kulkas?
Pentingnya Suplemen untuk Melengkapi Olahraga dalam Menjaga Kesehatan Tulang
Pentingnya Melakukan Peremajaan Kulit Sejak Usia Produktif

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Fakta Kesehatan
  3. Kesehatan
  4. Jantung
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini