MERDEKA.COM » REPORTER » NURUL AFRIDA
605 berita dan foto

    PAN punya saksi lihat langsung Viktor sebut 4 partai dukung khilafah. Selain menyerahkan barang bukti berupa video rekaman, dia juga memiliki saksi yang hadir dan melihat langsung pidato politik Viktor dalam acara deklarasi tersebut. Tidak hanya PAN, Gerindra juga punya saksi yang sama.

    Wasekjen PAN resmi laporkan Viktor Laiskodat ke Bareskrim Polri. Tudingan Viktor menyebut PAN mendukung kelompok intoleran dinilai mengandung unsur fitnah dan pencemaran nama baik. Dia merasa khawatir dengan isi pidato Viktor yang menyinggung persoalan agama.

    Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengatakan, telah meminta Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Yusmada untuk melengkapi fasilitas yang ada.

    Sekda sebut di Pulau C dan D dibuat dermaga, rusun dan pasar ikan. Menurut Saefullah, jika lahan 30 hektare itu sudah cukup luas dan hampir setengahnya Monumen Nasional. Nantinya di sisi pinggir akan dibuatkan dermaga para nelayan. Selain itu akan dibangun tempat tinggal.

    'Jurus ngeles' Akom saat disebut terima uang panas proyek e-KTP. Ia berkilah lantaran saat pengadaan proyek e-KTP saat itu bukan anggota komisi II, sehingga tak terlibat dalam proses e-KTP baik mulai dari perencanaan, pembahasan maupun pelaksanaan proyek tersebut.

    Bupati Pamekasan Achad Syafii dan Kajari Pamekasan Rudy Indra sudah ditetapkan sebagai tersangka. Namun nasibnya berbeda. Kejagung langsung menonaktifkan Rudy sebagai Kajari. Sedangkan Mendagri masih menunggu surat KPK untuk menonaktifkan Achmad Syafii.

    Simpang Susun Semanggi sudah dicoret-coret, Pemprov akan pasang CCTV. Saefullah mengatakan jika Simpang Susun Semanggi sudah dicat kembali usai dicoret. Saefullah pun menantang orang tak bertanggungjawab itu dengan banyak-banyakan cat dengan Pemrov DKI.

    Juru Bicara KPK Febri Diansyah menyampaikan, jika tim penyidik KPK memanggil Aga Khan guna mengklarifikasi sejumlah barang bukti elektronik yang telah disita sebelumnya dari proses penggeledahan di rumah dan kantor yang bersangkutan pada pertengahan Juli lalu.

    KPK memeriksa tiga saksi untuk kasus e-KTP dengan tersangka Setya Novanto. Ketiganya adalah Hilda Yulistiawati, Ade Komarudin dan Drajat Wisnu Setyawan.

    Kenakan rompi oranye, Bupati dan Kajari Pamekasan ditahan terpisah. Lima tersangka ditahan di tempat berbeda. Ada yang dititipkan di rutan Polres Jakarta Pusat, ada yang di Rutan POMDAM Jaya Guntur, ada yang di rutan KPK dan ada pula yang di rutan Cipinang.

    Usai diperiksa KPK, Akom kembali bantah terima uang proyek e-KTP. Akom berkilah lantaran saat pengadaan proyek e-KTP saat itu bukan anggota komisi II sehingga tak terlibat dalam proses e-KtP baik mulai dari perencanaan, pembahasan maupun pelaksanaan proyek tersebut.

    Usai menjalani pemeriksaan, Bambang yang sudah mengenakan jaket orange itu mengaku diperas oleh anggota Komisi B DPRD Jawa Timur. Hingga akhirnya dia memberikan sejumlah uang kepada mereka.

    Suap tersebut bertujuan untuk menghentikan penyelidikan serta penyidikan oleh Kejaksaan Negeri dalam kasus korupsi proyek infrastruktur.

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap Bupati Pamekasan Ahmad Syafii, Kepala Kejaksaan Negeri Rudi Indra Prasetya dan sejumlah pejabat setempat dalam kasus suap Rp 250 juta.

    Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif turut angkat bicara terkait sidang pertama judicial review atau uji materi Pansus Angket DPR terhadap KPK yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK). KPK berharap hakim-hakim MK mempertimbangkan pemohon judicial review.

    Ini kongkalikong Bupati dan Kajari Pamekasan amankan kasus dana desa. Kajari mengatakan bisa disetop kalau ada setoran Rp 250 juta. Ini juga dilaporkan ke Bupati. Bupati dengan inspektorat mengatakan bahwa ini harus diamankan supaya jangan ada ribut-ribut pemanfaatan dana desa. Proses setopnya melibatkan banyak pihak.

    Dalami peran pejabat BPK di kasus WTP Kemendes, KPK periksa 3 saksi. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan salah satu saksi yaitu dari Auditor BPK RI.

    Jadi saksi Setya Novanto, Ade Komarudin kembali diperiksa KPK. Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, para saksi yang akan menjadi saksi salah satunya dari bidang politik yaitu Anggota DPR RI.

    OTT Kajari Pamekasan, lima pelaku tiba di Gedung KPK. Pihak pemberi suap, KPK menyangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau pasal 13 uu 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah UU 20/2001 jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.

    "Kami sekali lagi mengapresiasi jajaran pengadilan dan MA atas ditolaknya perkembangan praperadilan yang telah disampaikan oleh Pak Syafruddin Tumenggung karena memang KPK sangat yakin," kata Laode

 |<<    7  8  9  10  11  12  13    >>|