Menurut data Badan Survei Geologi Amerika Serikat, pusat gempa berada di laut pada jarak 42 kilometer sebelah tenggara Acari, dengan kedalaman 12,1 kilometer.
Bantahan itu disampaikan ARSA melalui cuitan di media sosial Twitter. Menurut mereka, sepuluh jasad misterius itu adalah warga sipil Rohingya, dan bukan bagian dari ARSA.
Carlos Dominguez Rodriguez (77) ditikam dan ditembak usai mobilnya dihentikan orang tak dikenal di Kota Nuevo Laredo, Negara Bagian Tamaulipas, pada Sabtu kemarin.
Alasan ribuan penduduk turun ke jalan karena pemerintah Tunisia memilih memangkas subsidi bagi rakyat menengah ke bawah, dan malah menaikkan nilai pajak pertambahan nilai. Padahal, sejak awal tahun ini saja harga sejumlah barang kebutuhan pokok sudah melonjak.
Demonstrasi semakin membesar dan berakhir rusuh sejak Selasa lalu. Menurut Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Tunisia, Khalifa Chibani, 49 polisi luka-luka akibat bentrokan dengan pengunjuk rasa.
Pada 2009 silam, aparat juga pernah menyerbu Gereja Menorah Emas. Mereka merusak ruang ibadah dan menyita Alkitab. Bahkan, 400 pekerja proyek gereja tengah beristirahat pernah dianiaya.
Ribuan pengunjuk rasa merasa kecewa karena polisi seperti mengabaikan kasus penculikan berujung pembunuhan terhadap anak-anak, sudah terjadi 12 kali dalam dua tahun terakhir.
Kawanan perampok membobol toko perhiasan di Hotel Ritz, Paris, Prancis, pada Rabu kemarin pukul 18.00 waktu setempat. Aksi mereka menarik perhatian karena terjadi di pusat kota dan dekat dengan sejumlah gedung pemerintah.
Pasukan Israel menutup sejumlah jalan di Kota Nablus dan membuat pos pemeriksaan. Mereka juga menggeledah sejumlah rumah dan perkampungan buat mencari pelaku.
Kementerian Pertahanan Pakistan menyebut mencabut kerjasama militer dan intelijen AS. Pemutusan kerjasama ini sebagai akibat dari tuduhan Presiden AS Donald Trump pada Pakistan dan pemotongan bantuan ke negara tersebut.
Teka-teki tentang sepuluh jasad ditemukan di Desa Inn Din, Negara Bagian Rakhine, Myanmar, terungkap. Kabarnya, mereka diduga anggota kelompok militan Tentara Penyelamat Rohingya Arakan (ARSA) yang dibunuh oleh tentara dan penduduk desa setempat mayoritas Buddha.
Jaksa penuntut umum mendakwa Wa Lone (31) dan Kyaw Soe Oo (27) Undang-Undang Rahasia Negara. Beleid itu dibuat pada 1923, ketika Myanmar masih bernama Burma dan merupakan jajahan Inggris.