Ray Rangkuti

Foto:

Ray Rangkuti


Nama Lengkap : Ray Rangkuti

Alias : No Alias

Profesi : Aktivis

Agama : Islam

Tempat Lahir : Mandailing Natal, Sumatera Utara, Indonesia

Tanggal Lahir : Rabu, 20 Agustus 1969

Zodiac : Leo

Warga Negara : Indonesian


No Relation
BIOGRAFI

Ray Rangkuti adalah seorang aktivis dan pengamat politik di Indonesia. Merupakan alumnus dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ray Rangkuti juga ikut aktif dalam gerakan reformasi untuk menumbangkan otoriter Orde Baru. Selengkapnya


Kirim ke teman
  • Kirim copy ke email saya

    • Kirim ke



ARSIP BERITA
  • Kamis, 24 Oktober 2019 18:38:20 Tepatkah Jokowi Tunjuk Nadiem Jadi Menteri Pendidikan?

    Nadiem Makarim ditunjuk menjadi Mendikbud Dikti menggantikan Muhadjir Effendy sebagai Menteri Pendidikan. Sebagian kalangan menilai posisi itu tak akan lama dijabat Nadiem.

  • Sabtu, 28 September 2019 15:32:00 DPR Ditantang Revisi UU Kepolisian Agar Polisi Tak Lagi Militeristik

    Komisi III DPR RI mengusulkan pencopotan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto, menyusul berbagai aksi demonstrasi dan jatuhnya korban dalam beberapa hari terakhir ini. Wiranto dinilai gagal menjalankan tugasnya sebagai Menko Polhukam.

  • Minggu, 22 September 2019 19:48:56 Penundaan Pengesahan KUHP Dinilai Hanya Taktik Jokowi

    Direktur Eksekutif Lingkar Madani Ray Rangkuti menilai pernyataan Presiden Joko Widodo yang menginginkan penundaan pengesahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP) hanya sebuah taktik. Ray melihat Jokowi mengambil sikap itu karena ekskalasi penolakan publik yang kuat.

  • Jumat, 13 September 2019 19:18:05 Jika Revisi UU KPK Disahkan, Lebih Baik KPK Dibubarkan Saja

    Dengan desain itu, Ray menyebutkan sebaiknya KPK dibubarkan. Sebab, KPK hanya bertugas menunggu kasus bukan mengungkap sebuah kasus.

  • Jumat, 13 September 2019 17:05:00 Revisi UU KPK, Jokowi Dinilai Tak Berdaya Berhadapan dengan Parpol

    Direktur Lingkar Madani Indonesia Ray Rangkuti menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) nampak tak berdaya saat menerima 10 nama calon pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Raya merasa Jokowi tak mendalami 10 capim KPK itu sebelum diteruskan ke DPR.

  • Jumat, 6 September 2019 20:06:00 Revisi UU KPK Bentuk Serangan Legislatif dari DPR

    Revisi UU KPK yang diinisiasi oleh DPR mendapat penolakan dari berbagai pihak. Bukan cuma KPK, tapi juga penolakan dilakukan oleh para pegiat antikorupsi. Direktur Eksekutif Indonesia Budget Center (IBC) Arif Nur Alam, revisi tersebut merupakan bentuk serangan legislatif terhadap KPK.

  • Minggu, 1 September 2019 16:31:00 Jokowi Disarankan Maksimalkan Divisi Antikorupsi di Kepolisian dan Kejaksaan

    Ray menjelaskan nantinya divisi tersebut diisi oleh orang-orang yang mendaftarkan diri ke seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (capim KPK). Hal itu dilakukan agar semua anggota Kepolisian tidak menumpuk di KPK saja.

  • Rabu, 21 Agustus 2019 22:16:35 Gaya Komunikasi Airlangga Dinilai Tentukan Jumlah Dukungan di Munas Golkar

    Airlangga Hartanto dan Bambang Soesatyo menjadi kandidat kuat yang memperebutkan kursi ketua umum Partai Golkar di musyawarah nasional (Munas) yang akan digelar Bulan Desember 2019. Pengamat politik Ray Rangkuti menilai peluang Airlangga besar. Namun perlu komunikasi lebih baik agar dukungan itu bisa direalisasikan.

  • Rabu, 24 Juli 2019 17:59:21 Prabowo-Megawati Bertemu, Gerindra dan PDIP Potensial Koalisi 2024

    Pengamat politik Ray Rangkuti mengatakan, dalam pertemuan itu kemungkinan besar Prabowo dan Megawati membahas bergabungnya Gerindra ke koalisi Jokowi.

  • Kamis, 11 Juli 2019 23:00:31 Golkar Diingatkan Tak Boleh Intimidasi Kader yang Beda Pilihan

    Sejumlah Ketua DPD II Partai Golkar di beberapa daerah diberhentikan dari jabatannya dan digantikan dengan Pelaksana Tugas (Plt). Pencopotan itu disinyalir akibat dukungan mereka terhadap Bambang Soesatyo untuk menjadi Ketua Umum Golkar pengganti Airlangga Hartarto pada Munas nanti.

  • Minggu, 23 Juni 2019 17:07:00 Terbitkan IMB Pulau Reklamasi, Anies Dinilai Melukai Pendukungnya

    Posisi Gubernur DKI Anies Baswedan dinilai semakin terancam di tengah pendukungnya sendiri. Ini menyusul terbitnya izin mendirikan bangunan (IMB) Pulau Reklamasi yang secara tidak langsung menggerus basis loyalisnya semasa Pilkada DKI 2017.

  • Sabtu, 11 Mei 2019 16:32:00 Demokrat dan PAN Diprediksi Akan Keluar Dari Koalisi Prabowo-Sandi

    Terkait dengan hasil Pemilu, Ray memprediksi tidak akan ada pengerahan 'people power'. Sebab, kata dia, yang tersisa dari koalisi nantinya hanya Partai Gerindra dan peserta Ijtima Ulama saja.

  • Selasa, 5 Februari 2019 22:53:58 Sikap PSI Tolak Poligami Dinilai Tak Bisa Dipidanakan

    Ray mengungkapkan, PA 212 memiliki hak untuk mengusung ide syariah. Sehingga, dia mengingatkan, orang atau pun partai lain juga memiliki hak yang sama untuk menolak ide tersebut.

  • Senin, 4 Februari 2019 20:23:16 Sikap Tegas Jokowi Dinilai Tepat untuk Melawan Hoaks

    Gaya komunikasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) belakangan ini cenderung lebih tegas dan keras, dinilai merupakan hal wajar, karena selama ini dia selalu dipojokkan oleh lawan politik dengan berbagai konten hoaks.

  • Rabu, 30 Januari 2019 14:07:33 OSO Polisikan Komisioner KPU Dinilai Karena Aturan yang Tidak Sinkron

    Direktur Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai peristiwa dilaporkannya komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) ke Polda Metro Jaya oleh Oesman Sapta Odang merupakan hasil dari tidak sinkronnya aturan. Ia mengatakan aturan yang ada terkait gugatan Ketua Umum Partai Hanura itu saling bertolak belakang.

  • Selasa, 8 Januari 2019 08:51:41 Hoaks Bisa Jadi Gerakan Sistematis untuk Delegitimasi Pemilu 2019

    Hoaks Bisa Jadi Gerakan Sistematis untuk Delegitimasi Pemilu 2019. Dia mencontohkan kebohongan adanya 7 kontainer surat suara yang tekah tercoblos dari China. Hoaks itu berpotensi untuk dijadikan sebagai dasar untuk meragukan keabsahan dan kejujuran pelaksanaan pemilu.

  • Kamis, 20 Desember 2018 15:18:44 Pengamat Sebut Kalimat Kontroversial Prabowo Bentuk Strategi Menaikkan Popularitas

    Ray melihat kalimat kontroversial Prabowo adalah bentuk strategi guna menaikkan popularitas.

  • Sabtu, 8 Desember 2018 19:03:07 Gaji DPR Dinilai Harus Sesuai dengan Kinerja

    Dia menjelaskan, sudah seharusnya anggota DPR digaji sesuai dengan kinerja mereka selama menjabat sebagai wakil rakyat. Sehingga, Ray mengungkapkan, jika ada anggota dewan tidak bekerja maka tak seharusnya digaji.

  • Rabu, 21 November 2018 16:28:46 Reuni Alumni 212 Dinilai Kapitalisasi Agama untuk Kepentingan Politik

    Pengamat politik Ray Rangkuti menilai acara alumni 212 ini bukan kegiatan keagamaan melainkan bertujuan politis. Ray pun heran kegiatan demonstrasi yang menyeret mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) ke penjara itu masih tetap ada padahal tujuannya memenjarakan Ahok telah terpenuhi.

  • Rabu, 21 November 2018 14:46:22 Jualan Orde Baru Dinilai Strategi Antiklimaks di Lingkungan Prabowo

    Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto menyatakan bahwa sudah saatnya Indonesia kembali seperti zaman Soeharto. Apakah hal itu akan berdampak ke capres nomor urut 02 Prabowo Subianto?

Berita Selengkapnya

Foto Selengkapnya