Merdeka.com tersedia di Google Play


Isyarat malam Lailatul Qadr

Reporter : Muhamad Agil Aliansyah | Kamis, 17 Juli 2014 10:39




Isyarat malam Lailatul Qadr
{news_kategori} {news_tag}

Masjid dan bulan.

2. Malam ganjil dari Sepuluh hari terakhir Ramadan

Merdeka.com - Dari Aisyah radliallahu anha ia berkata: "Bila masuk sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, Rasulullah SAW mengencangkan kainnya (menjauhkan diri dari menggauli isterinya), menghidupkan malamnya dan membangunkan keluarganya." (HR Bukhari dan Muslim). Dalam shahihain disebutkan, dari Aisyah radliallahu anha ia berkata: "Bahwasanya Nabi SAW senantiasa beri'tikaf pada sepuluh hari terakhir dari Ramadan, sampai Allah mewafatkan beliau."

Lebih khusus lagi, Rasulullah SAW bersabda: "Carilah Lailatul Qadr itu pada malam-malam ganjil dari sepuluh hari terakhir (bulan Ramadan)."(HR Bukhari dari Aisyah radliallahu anha).

Tidak diberitahukannya tanggal yang pasti tentang Lailatul Qadr sesungguhnya memiliki beberapa hikmah tersendiri, antara lain untuk memotivasi umat agar terus istiqomah dalam beribadah, mencari rahmat dan ridha Allah, kapan saja dan di mana saja, tanpa harus terpaku pada satu hari saja. Bisa dibayangkan, andaikata Lailatul Qadr tersebut diberitahukan tanggal turunnya secara pasti, maka dimungkinkan orang hanya akan memaksimalkan ibadah pada tanggal yang dimaksud, sementara, pada tanggal-tanggal selainnya tidak memaksimalkan ibadah.

[gil]

KUMPULAN BERITA
# Ramadan 2014


Komentar Anda


READ MORE


Back to the top

LATEST UPDATE