Survei: Sekarang Waktu Tepat Bagi Milenial Gaji Rp 8 Juta Beli Rumah

Senin, 29 Juli 2019 14:37 Reporter : Idris Rusadi Putra
Survei: Sekarang Waktu Tepat Bagi Milenial Gaji Rp 8 Juta Beli Rumah Perumahan. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Postingan mengenai seorang lulusan baru (fresh graduate) Universitas Indonesia (UI) yang menolak gaji Rp 8 juta sempat viral beberapa hari lalu. Sebenarnya, untuk para sarjana yang baru lulus dan sudah mendapatkan pekerjaan dengan gaji Rp 8 juta per bulan sudah bisa untuk mulai memikirkan membeli rumah dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disediakan perbankan, baik bank konvensional maupun syariah tentunya jika mereka sudah minimal 2 tahun bekerja.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan mengatakan bahwa bagi para konsumen yang ingin membeli rumah, saat ini adalah kondisi termudah untuk membelinya. Hal ini dikarenakan adanya berbagai kebijakan pemerintah yang memudahkan kepemilikan rumah sehingga menjadi lebih fleksibel. Selama ini, kendala utama untuk membeli rumah adalah masalah uang muka atau Down Payment. Dengan aturan LTV yang memudahkan, apa lagi suku bunga acuan yang telah diturunkan oleh Bank Indonesia, kendala-kendala tersebut sudah seharusnya teratasi.

"Ketika masih menjadi fresh graduate dan baru memulai bekerja, ada baiknya untuk mulai memikirkan untuk membeli rumah. Karena di masa muda, ketika masih lajang atau belum punya anak, beban keuangan belum terlalu besar. Berbeda halnya ketika sudah menikah apalagi jika punya anak, kebutuhan finansial akan semakin besar. Jika ditambah dengan biaya cicilan rumah, beban finansial itu akan semakin besar. Sehingga kebutuhan membeli rumah akhirnya dikorbankan dan mengandalkan tinggal bersama di rumah orang tua," jelas Ike dikutip keterangannya.

Kondisi ini selaras dengan hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2019, di mana generasi muda memiliki minat paling besar untuk membeli properti, sebesar 71 persen responden yang berusia 21-29 tahun, di mana kemungkinan besar mereka adalah para fresh graduate yang baru mulai bekerja. Sementara responden pada kelompok usia 30-39 tahun menempati posisi kedua dengan persentase sebesar 60 persen.

Survei ini diikuti oleh 1.000 responden dari kota-kota di seluruh Indonesia dimana sebanyak 69 persen responden berasal dari rentang usia milenial (22-39 tahun) yang terdiri dari 34 persen milenial muda (kelahiran 1990-1997), sedangkan 35 persen adalah milenial tua (kelahiran 1982-1989).

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2019, juga menunjukkan bahwa berdasarkan usia, kalangan milenial adalah kalangan yang paling resisten terhadap rumah bekas. Total, 61 persen dari kalangan milenial hanya menghendaki rumah baru, hanya 39 persen yang tak keberatan dengan rumah seken. Mayoritas responden pada kelompok usia 21-29 tahun yaitu sebesar 55 persen lebih meminati untuk membeli properti baru daripada seken. Sedangkan responden pada kelompok usia 30-39 tahun, malah lebih banyak lagi yang meminati membeli properti baru yaitu sebesar 65 persen.

Sementara mengacu pada hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019, jenis pembiayaan yang dipilih berdasarkan usia, peminat cicilan syariah paling banyak dari kalangan berusia di bawah 40 tahun atau generasi milenial. Sebanyak 52 persen milenial muda dan 50 persen milenial tua memilih menggunakan KPR Syariah dalam proses pembelian rumahnya. Sementara responden yang berusia 40 hingga 49 tahun hanya 36 persen dari mereka yang memilih KPR Syariah dan 50 persen responden usia 50 hingga 59 tahun memilih KPR Syariah.

Menurut Ike, generasi Z dan milenial memang paling bersemangat membeli properti, namun mereka masih memiliki pengalaman dan informasi yang minim. Pengembang dapat memberikan bantuan informasi hingga pengurusan pengajuan KPR. Sesuaikan strategi pemasaran dengan karakter milenial yang dinamis, technology-minded, dan menyukai desain yang unik.

Saat ini Rumah.com sedang menggelar Program DealJuara dari 7 Juli lalu hingga 30 September 2019 mendatang, di mana tersedia lebih dari 2.000 unit properti pilihan siap dibeli konsumen selama program berlangsung. Selama program DealJuara berlangsung, para pencari rumah berkesempatan untuk mendapatkan penawaran spesial dari proyek-proyek ternama yang ada di Indonesia. Dimulai dengan kisaran harga Rp 300 juta hingga Rp 4 miliar, pilihan properti yang mencakup rumah tapak hingga apartemen di berbagai jenis dan unit pilihan. Seluruh penawaran terbatas tersebut dapat diakses melalui www.Rumah.com/DealJuara.

"Semakin membaiknya pasar properti di semester kedua 2019 menunjukkan bahwa berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah memang membawa dampak positif terhadap pasar. Hal ini menunjukkan bahwa program-program pelonggaran LTV, FLPP, serta model pembiayaan lainnya berdampak positif pada perkembangan properti di tanah air. Berbagai kebijakan pemerintah tersebut menunjukkan bahwa sesungguhnya saat ini merupakan waktu yang paling mudah untuk membeli rumah khususnya bagi mereka yang telah bekerja," pungkas Ike. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Perumahan
  2. Properti
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini