Studi menunjukkan para istri adalah pembeli apartemen

Senin, 25 September 2017 00:01 Reporter : Wuri
Studi menunjukkan para istri adalah pembeli apartemen. ©Shutterstock

Merdeka.com - Sebuah penelitian menarik dilakukan oleh Rizqi Syfrina dan Thobagus Moh. Nu’man dari Sleman Yogyakarta. Penelitian ini sendiri dilakukan bertujuan untuk menguji secara empirik apakah ada hubungan keterlibatan istri pada pengambilan keputusan publik dalam rumah tangga dan persepsi suami terhadap kesetaraan gender. Penelitian ini sendiri dilakukan pada laki-laki yang sudah menikah dan mempunyai anak yang ada di Padukuhan Gandok Tambakan.

Hipotesis awal adalah ada hubungan positif antara keterlibatan istri pada pengambilan keputusan publik dalam rumah tangga dan persepsi suami terhadap kesetaraan gender. Semakin tinggi keterlibatan istri dalam pengambilan keputusan dalam rumah tangga, maka semakin tinggi pula persepsi suami terhadap kesetaraan gender.

Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan analisis menggunakan SPSS for Windows 12. Hasil uji korelasi product moment menunjukkan adanya korelasi yang positif dan signifikan.

Proses pembelian oleh konsumen diawali sejak pembeli mengenali kebutuhannya. Ini dapat ditimbulkan oleh keinginan internal atau eksternal. Misalnya saja saat mencari hunian yang nyaman untuk tempat tinggal.

Konsumen umumnya melakukan evaluasi sebelum membeli suatu produk. Evaluasi dan pemilihan ini dilakukan untuk menghasilkan suatu keputusan. Setelah mengetahui kebutuhannya, konsumen akan terdorong mencari informasi yang lebih banyak. Orang lebih peka pada informasi produk. Lalu, mereka akan aktif mencari informasi dengan bertanya pada teman, mendatangi kantor pengembang, atau membuka internet untuk melakukan perbandingan.

Hal ini juga terjadi saat megaproyek Meikarta mendapatkan sorotan dari masyarakat. Awalnya mungkin tampak seperti proyek apartemen biasa. Tapi, ternyata ada banyak fasilitas modern yang bisa diperoleh para penghuni, misalnya saja shopping mall, rumah sakit, dan gedung pertunjukan. Hal ini menjadi bagian yang menarik bagi seorang istri.

Peran istri mengambil keputusan untuk membeli apartemen jadi lebih dominan. Terlebih dengan kehadiran shopping mall yang besar, di mana kebutuhan belanja seorang istri bisa terpenuhi dengan baik. Karena kehidupan sebuah keluarga di kota yang baru memang bergantung pada pusat perbelanjaan yang menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari.

Meikarta nantinya juga akan dilengkapi dengan banyaknya fasilitas pendidikan baik nasional maupun internasional. Ini menjadi daya tarik bagi seorang istri yang bertugas mengurus anak sekolah. Ada kemudahan tersendiri yang ditawarkan Meikarta karena sekolah memiliki jarak yang tidak terlalu jauh dengan rumah tempat tinggal.

Deretan kafe dan resto juga menjadi tempat yang pas untuk menikmati kopi bersama keluarga atau tetangga apartemen. Ada juga pusat kebugaran seperti fitness center yang juga bisa menjaga kebugaran dan kesehatan tubuh. Ditambah lagi dengan kehadiran Central Park, yaitu taman terbuka hijau seluas 100 hektar yang menjadi ikon Meikarta, banyak istri yang memutuskan ingin tinggal di sana.

Tertarik mengetahui info lebih lengkap tentang Meikarta? Kunjungi saja meikarta.com. [wri]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Meikarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.