Siapkan Rp 100 Miliar, Emerald Land Garap Proyek Emerald Neopolis di Karawang

Selasa, 23 Juli 2019 14:08 Reporter : Idris Rusadi Putra
Siapkan Rp 100 Miliar, Emerald Land Garap Proyek Emerald Neopolis di Karawang Emerald Land Garap Proyek Emerald Neopolis. istimewa ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengembang properti, Emerald Land Development menjalin kerja sama operasi (KSO) dengan PT Samudera Teknindo Hydraumatic mengembangkan proyek mixed use development seluas 50 hektare di Karawang, Jawa Barat. Kawasan properti bertajuk 'Emerald Neopolis' tersebut akan mengintegrasikan bangunan landed house (rumah tapak) & apartemen, hotel, pusat bisnis, pendidikan,serta perkantoran.

Direktur Utama Emerald Land Development, Dodi Pramono mengatakan, Emerald Neopolis dikembangkan secara bertahap, mulai dari kawasan hunian tapak seluas 34 hektare yang dibangun dalam dua fase hingga high rise building (apartemen, perkantoran, pusat bisnis, pendidikan dan hotel) di area 16 hektare. Pembangunan fase pertama proyek ini diperkirakan akan menelan dana investasi sebesar Rp 100 miliar.

"Dana sebesar itu kami penuhi dari internal perusahaan. Untuk investasi selanjutnya akan dikombinasi dengan pembiayaan perbankan. Saat ini kami tengah menjajaki kerja sama kredit konstruksi dengan beberapa bank," katanya.

Dodi Pramono menjelaskan, proyek Emerald Neopolis menempati area yang cukup strategis yang berada di tengah-tengah kota, yakni Jalan Raya Pinayungan, Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Terletak persis di samping Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 52, dan hanya berjarak sekitar 10 menit menuju exit tol Karawang Barat.
Selain sederet pabrik skala besar di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat seperti Toyota Motor Manufacturing Indonesia, FSMC Manufacturing Indonesia (anak usaha PT Astra Otoparts Tbk) serta Perakitan & AHM Parts Center, Emerald Neopolis juga dikelilingi bangunan perkantoran dengan ribuan pekerja.

Bahkan, ke depan lokasinya akan sangat strategis karena berada tepat di samping jalan arteri yang menghubungkan wilayah Karawang Barat dan Karawang Timur. "Selama ini akses penghubung kedua wilayah tersebut hanya satu,yaitu melalui pusat Pemerintahan Kabupaten Karawang. Saat ini, rencana pembangunannya sudah masuk tahap finalisasi," ungkapnya.

Proyek Emerald Neopolis mengusung konsep pengembangan modern green living yang sarat dengan ketersediaan ruang terbuka hijau cukup luas serta area publik lebih banyak. Sementara desain rumah mengedepankan gaya arsitektur modern kontemporer dengan mengoptimalkan fungsi setiap ruangan serta sirkulasi udara cukup memadai, sehingga penghuni dapat merasakan kenyamanan lebih.

Menurut Dodi, kawasan landed house pada Emerald Neopolis akan dikembangkan dengan sistem klaster. Pada fase pertama pengembang ini menawarkan Klaster Emerald Park seluas 13,5 hektare,yang mencakup 980 unit rumah serta puluhan ruko (rumah dan toko).

"Seiring dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi, jumlah kebutuhan hunian untuk segmen menengah dan menengah atas terutama mereka yang bekerja di kawasan industri terus bertambah. Karenanya, kami punya keyakinan tinggi bahwa pengembangan Klaster Emerald Park akan selesai dalam empat sesi pemasaran atau dua tahun," ujarnya.

Dodi Pramono mengaku, selama ini pihaknya selalu mentaati aturan perizinan terkait pengembangan properti sesuai ketentuan yang berlaku pada masing-masing daerah, sebelum melakukan aktivitas pemasaran. Pun Emerald Neopolis,sejak jauh hari sebelum ditawarkan ke konsumen sudah dilengkapi dengan izin prinsip pengembangan kawasan dan IMB (izin mendirikan bangunan).

Bahkan, seluruh lahan pengembangan Emerald Neopolis sudah bersertipikat induk. Sehingga, IMB seluruh unit hunian pada kawasan Emerald Park telah dipecah per kavling. Alhasil, legalitas kepemilikan unit hunian di kawasan tersebut telah terjamin keabsahannya. "Hal ini penting, agar setiap pemilik rumah merasa nyaman dan tidak mengalami persoalan hukum di kemudian hari," tandas Dodi. [idr]

Topik berita Terkait:
  1. Properti
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini