Pengembangan Meikarta menyasar untuk semua kalangan

Minggu, 24 September 2017 00:01 Reporter : Wuri
Pengembangan Meikarta menyasar untuk semua kalangan. ©Meikarta

Merdeka.com - Bisnis properti kini semakin berkembang seiring dengan meningkatnya gaya hidup masyarakat. Misalnya saja dengan kemunculan apartemen kini mulai banyak ditemui di kota-kota besar. Apartemen seolah menjadi solusi atas minimnya ketersediaan lahan di kota besar.

Tapi, kebanyakan apartemen yang ada di kota besar justru memiliki harga jual yang cukup melambung tinggi. Hal inilah yang membuat banyak orang mengira apartemen hanya ditujukan untuk mereka yang kaya saja. Padahal, masih banyak para pekerja kelas menengah yang juga membutuhkan hunian untuk masa depan.

Hal ini kemudian dibaca oleh Lippo Group sebagai peluang baru untuk mengembangkan megaproyek Meikarta. Lippo Group dengan cermat mengembangkan bisnisnya di daerah kota penyangga yaitu Cikarang, sebuah kawasan industri besar di Indonesia yang lokasinya cukup strategis karena dekat dengan kota-kota besar lainnya.

Meikarta akan dikembangkan menjadi kota baru yang memiliki beragam fasilitas modern. Misalnya saja lahan terbuka hijau seluas 100 hektar yang disebut Central Park, pusat perkantoran dan bisnis, hotel bintang 5, fasilitas pendidikan bertaraf internasional, hingga rumah sakit dalam satu kawasan.

Awalnya banyak yang mengira kalau Meikarta akan ditujukan untuk orang kaya saja melihat banyaknya fasilitas yang ditawarkan. Tapi, kabar itu sama sekali tidak benar karena Meikarta dijual dengan harga mulai Rp 127 juta saja. Para pekerja pabrik yang memiliki penghasilan sesuai UMP dan UMR bisa memiliki hunian di kawasan tersebut.

Simulasi cicilan bisa dilihat sebagai berikut. Misal Anda akan membeli unit apartemen dengan harga sesudah diskon Rp 127.078.000, untuk PPN Rp 12.707.800. Harga setelah diskon ditambah PPN adalah Rp 139.785.800,-

Adapun uang muka sebesar 5% berarti Rp 6.989.290 yang bisa dicicil hingga 6 kali. Jadi Anda cukup membayar Rp 831.548 per bulan. Asumsi mengambil kredit sampai 20 tahun, maka setiap bulan calon penghuni membayar cicilan Rp 1.032.813,-.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) sebesar Rp 3.355.750,- untuk tahun 2017. Sementara UMK Jawa Barat yang ditetapkan oleh Ahmad Heryawan mengalami kenaikan sebesesar 8,25%. Untuk kabupaten Karawang memiliki UMP sebesar Rp 3.605.272,- sementara rata-rata UMK di kota lain Jawa Barat adalah Rp 2.324.555,-.

Bagaimana, mulai tertarik menjadi bagian dari Meikarta dan menyiapkan masa depan yang cerah bersama keluarga? Temukan informasi lebih lengkap dengan klik di sini. [wri]

Topik berita Terkait:
  1. Berita Meikarta
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.