Pengembang ALSA Tawarkan Perumahan di Bekasi, Harga Rp400 Juta-an per Unit

Jumat, 14 Februari 2020 20:38 Reporter : Merdeka
Pengembang ALSA Tawarkan Perumahan di Bekasi, Harga Rp400 Juta-an per Unit PT Alamindo Trulynuasa Kembangkan Dua Kawasan Perumahan. istimewa ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Pengembang properti, PT Alamindo Trulynuasa (ALSA) mengembangkan dua kawasan perumahan di Bekasi Jawa Barat, yaitu Darmawangsa Residence seluas 100 hektare dan Panjibuwono Residence 200 hektare. ALSA berencana meluncurkan klaster terbaru pada area seluas 6 hektare di kawasan Darmawangsa Residence, yakni Klaster Sriwijaya. Klaster Sriwijaya didesain bernuansa resort dengan pemandangan danau dan memiliki rasio taman terbanyak dibanding klaster lain di kawasan Darmawangsa Residence.

Direktur ALSA, Bryan Soedarsono mengungkapkan, keberanian perusahaan untuk lebih ekspansif tahun ini tidak terlepas dari capaian pada 2019, di mana nilai penjualan dari dua proyeknya tersebut meningkat sebesar 10 persen dibanding 2018.

"Di tahun 2020 ini kami menargetan kenaikan penjualan unit-unit hunian maupun komersial pada proyek Darmawangsa Residence dan Panjibuwono Residence sebesar 10 persen," ungkapnya, di Jakarta, Jum’at (14/2).

Pada pemasaran tahap pertama, klaster yang ditawarkan dengan konsep rumah tumbuh ini berupa bangunan satu lantai, Tipe Sadewa, seluas 34/72 meter persegi. Adapun harga yang ditawarkan relatif terjangkau, mulai dari Rp400 jutaan per unit. Meski desain bangunannya compact, Tipe Sadewa masih memiliki dua kamar tidur, WC, dan ruang tamu dan makan yang mencukupi, sehingga dapat langsung dihuni.

"Karena konsep bangunannya adalah rumah tumbuh, dengan sisa lahan kosong yang cukup luas di bagian belakang rumah, maka di kemudian hari unit-unit rumah pada Klaster Sriwijaya dapat diperbesar sesuai kebutuhan penghuni. Keunggulan ini belum tentu ditemukan pada produk yang sama di tempat lain," papar Bryan.

Sedangkan pada kawasan Panjibuwono Residence, lanjut dia, dalam waktu dekat perseroan juga berencana untuk membuka area baru mengelilingi danau. Area baru ini nantinya akan dikembangkan tiga klaster hunian, area komersil, beserta rumah boulevard dengan pemandangan danau. Klaster pertama akan diluncurkan dengan harga mulai dari Rp400 juta-an per unit.

Selain itu, kawasan Panjibuwono Residence saat ini juga tengah mengembangkan area komersial The Plaza yang berlokasi di depan Thematic Garden, dan Water Park Go! Spash. The Plaza didesain sebagai pusat kuliner paling lengkap dengan beragam menu makanan sehari-hari.

"Sangat penting bagi Panjibuwono Residence untuk memiliki pusat kuliner tersendiri karena perumahan didesain dengan konsep one stop living. Selain tempat makan, Panjibuwono juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung kehidupan sehari-hari warga lainnya seperti tempat berkumpul dan olah raga di area terbuka thematic garden, dan juga tempat rekreasi dengan keluarga di water park Go! Splash” cetus Bryan.

1 dari 2 halaman

Fasilitas Penunjang

Sementara untuk memenuhi kebutuhan pusat perbelanjaan, kesehatan, dan pendidikan, sudah tersedia lengkap di luar kawasan. Sebab, lokasi proyek Darmawangsa Residence dan Panjibuwono Residence hanya selangkah menuju mall besar, supermarket, Rumah Sakit Mitra Keluarga, Sekolah Alzhar di Kawasan Sumarecon dan Kota Bekasi serta Sekolah BPK Penabur di Kota Harapan Indah.

Selain penunjang kebutuhan hidup, kedua proyek besutan ALSA tersebut diklaim memiliki kualitas infrastruktur kawasan terbaik, seperti Darmawangsa Residence yang dikembangkan dengan konsep green living memiliki infrastruktur lebih ramah lingkungan. Di sana, tersedia water treatment plant untuk daur ulang air serta septic tank bahan fiber yang dipasang pada setiap unit rumah sehingga kebersihan lingkungan sekitar dapat terjaga dari buangan air kotor.

"Paling penting, kami jualan rumah tidak melupakan infrastruktur perumahan. Selain memberikan infrastruktur yang baik, kami juga selalu merawat dan menjaga infrastruktur tersebut secara konsisten."

"Contoh, system saluran dan drainase Panjibuwono Residence, meski tidak bermasalah, tetap dievaluasi dan ditingkatkan agar selalu lebih baik seiring perkembangan tingkat hunian, sehingga pada awal tahun 2020 hingga awal February kemarin tidak terkena banjir yang melanda banyak area di Bekasi," tutur dia.

Selain itu, imbuh Bryan, perumahan Darmawangsa Residence dan Panjibuwono Residence telah dilengkapi infrastruktur jaringan telekomunikasi fiber optic guna mengakomodasi keperluan internet dan entertainment TV dengan konektivitas yang cepat.

2 dari 2 halaman

Kemudahan Membeli Unit

Promotion & Marketing Manager ALSA Albert Permana menawarkan berbagai kemudahan untuk memiliki unit-unit properti pada kedua proyek tersebut. Antara lain memanjakan calon pembeli melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dengan down payment (DP) ringan hanya 5 persen yang bisa dicicil hingga 12 bulan tanpa bunga dan bebas dari biaya KPR/BPHTB. Skema lain, tunai bertahap yang bisa dicicil hingga 12 bulan tanpa bunga dan tunai keras dengan diskon hingga 25 persen (untuk tipe tertentu).

"Transaksi kepemilikan properti melalui skema KPR pada dua proyek kami dipastikan lebih mudah. Sebab, saat ini kami didukung bank-bank yang menawarkan program dengan bunga cukup menarik, seperti OBC NISP melalui KPR Easy Start menawarkan 6,5 persen fixed 3 tahun. Program ini diperuntukkan bagi segmen milenials agar lebih mudah memiliki hunian idamannya, tanpa takut soal angka cicilan," terang Albert.

Dukungan lain berasal dari Bank Mandiri yang menawarkan bunga 7,5 persen fixed 3 tahun atau Bank BTN dengan bunga 8,99 persen fixed 2 tahun. Diluar tiga bank konvensional tersebut, transaksi kepemilikan rumah maupun ruko pada proyek besutan ALSA itu juga mendapat dukungan dari perbankan syariah seperti BTN Syariah dan Panin Dubai Syariah.
Bahkan, memaskui awal tahun ini ALSA juga menawarkan program 'Bebas Semua Biaya'.

Investasi unit-unit properti pada kedua proyeknya akan mendapatkan return on investment (ROI) yang berlipat. Saat pertama kali memasarkan hunian di Darmawangsa Residence, tahun 2017 silam, untuk Tipe Kresna hanya dibandrol Rp575 juta per unit, tapi sekarang harga jualnya sudah mencapai Rp894 juta.

"Begitu pula Rumah Boulevard di Panjibuwono Residence tahun 2017 dijual pada harga Rp450 juta per unit dan tahun 2020 telah mengalami kenaikan nilai menjadi Rp644 juta. Dari segi investasi, nilai hunian di Darmawangsa Residence dan Panjibuwono Residence mengalami kenaikan rata-rata 16% per tahunnya," pungkas Albert. [idr]

Baca juga:
BP Tapera Diingatkan Tak Meniru Praktik Jiwasraya dan Asabri
Pemerintah Alokasikan Rp18,67 Triliun untuk Subsidi Perumahan Tahun ini
BTN Catat Penyaluran KPR Capai Rp195 Triliun
REI akan Bangun 100 Rumah untuk Anggota Kopassus Grup 2 Kandang Menjangan
Potret Komplek Perumahan Berlokasi di Atap Mal, Mewah dan Bikin Takjub

Topik berita Terkait:
  1. Perumahan
  2. Properti
  3. Jakarta
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini