Industri Teknologi Tumbuh Pesat, Sinar Mas Land Bangun Knowledge Hub di BSD City

Kamis, 9 Desember 2021 09:00 Reporter : Wuri
Industri Teknologi Tumbuh Pesat, Sinar Mas Land Bangun Knowledge Hub di BSD City Industri Teknologi Tumbuh Pesat, Sinar Mas Land Bangun Knowledge Hub di BSD City. ©2021 Merdeka.com/Gilar Ramdhani

Merdeka.com - Pengembang properti terbesar di Indonesia, Sinar Mas Land, saat ini sedang mentransformasikan BSD City sebagai smart integrated digital city dengan mengembangkan sebuah kawasan komersial khusus bagi industri teknologi yang bernama Digital Hub BSD City. Area seluas 26 hektare dan dikembangkan sejak 2016 itu kini telah menjadi rumah bagi perusahaan teknologi terkemuka seperti Traveloka, Grab, Apple Developer Academy, Juniper dan sejumlah perusahaan teknologi lainnya.

Seiring dengan perkembangan pesat industri teknologi dan kebutuhan ruang usaha, Sinar Mas Land memutuskan membangun gedung baru di kawasan Digital Hub yang bernama Knowledge Hub. Proyek gedung kantor yang diperuntukkan bagi perusahaan teknologi itu dibangun dalam dua tahap. Gedung Knowledge Hub tahap pertama berdiri di atas lahan seluas 1,1 hektar dengan total investasi sebesar Rp750 miliar.

industri teknologi tumbuh pesat sinar mas land bangun knowledge hub di bsd city
©2021 Merdeka.com/Gilar Ramdhani

Acara prosesi pembangunan gedung Knowledge Hub tahap pertama tersebut dilakukan pada Rabu (08/12) dan dihadiri oleh sejumlah pejabat pemerintahan di antaranya Menteri Komunikasi dan Informatika - Johnny G. Plate, Bupati Kabupaten Tangerang - Ahmed Zaki Iskandar serta jajaran direksi Sinar Mas dan Sinar Mas Land di antaranya Managing Director Sinar Mas - Saleh Husin, President Director PT Bumi Serpong Damai Tbk - Ridwan Darmali, Deputy Group CEO Sinar Mas Land - Monik William dan Group CFO Sinar Mas Land - Lie Jani Harjanto.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno mengatakan kontribusi ekonomi digital terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, ditambah dengan situasi pandemi Covid-19 yang menjadi katalis digitalisasi. Pada tahun 2020, nilai transaksi digital di Indonesia mencapai Rp253 triliun dan diperkirakan dapat meningkat hingga Rp330,7 triliun pada 2021.

“Dalam rangka pengembangan ekonomi digital dan pemulihan ekonomi nasional, transformasi digital merupakan salah satu opsi yang perlu dipertimbangkan, salah satunya dengan pembangunan Digital Hub di BSD City. Besar harapan kami dengan adanya Digital Hub BSD City ini, maka perusahaan teknologi di Indonesia dapat berkembang lebih pesat guna membangkitkan ekonomi digital Indonesia,” kata Sandiaga Uno melalui video.

industri teknologi tumbuh pesat sinar mas land bangun knowledge hub di bsd city
©2021 Merdeka.com/Gilar Ramdhani

Senada dengan Sandiaga Uno, Menteri Komunikasi dan Informatika - Johnny G. Plate dalam sambutannya mengatakan bahwa pandemi Covid-19 menjadi katalis digitalisasi, menciptakan era baru yang begitu besar dampaknya bagi masyarakat.

“Sekarang ini kita masuk abad baru, abad virtual atau Virtual Century. Pemanfaatan dan penggunaan internet begitu besarnya pertumbuhan. 44 juta pengguna bertumbuh sepanjang tahun 2020 di Asia Tenggara, termasuk Indonesia yang mengalami pertumbuhan paling besar sebanyak 39 persen. Indonesia menjadi negara kedua dari 100 negara dari sisi potensi pengembangan ekosistem startup digital,” kata Johnny G. Plate.

Lebih lanjut Johnny G. Plate mengatakan “Saya menyambut baik apa yang dilakukan oleh Sinar Mas Land. Hal ini penting karena adopsi teknologi digital akan semakin cepat dengan tren pemanfaatan teknologi dalam hal ini cloud computing, big data, e-commerce dan artificial intelligence yang terus tumbuh dan berkembang.

“Saya memberikan dukungan kuat atas pengembangan Digital Hub BSD City yang dirancang sebagai Silicon Valley Indonesia. Ini salah satu bentuk konkret Sinar Mas Land dalam membangun ekosistem digital,” tambahnya.

Knowledge Hub Siap Fasilitasi Kebutuhan Industri Teknologi

Chief Digital Tech Ecosystem & Development – Sinar Mas Land, Irawan Harahap menyampaikan Digital Hub merupakan sebuah proyek ambisius yang kami kembangkan dengan optimisme terhadap pertumbuhan industri teknologi di Indonesia.

“Saat ini kami telah menaungi puluhan perusahaan rintisan hingga perusahaan multinasional dan ke depannya masih akan terus bertambah. Pembangunan gedung Knowledge Hub tahap pertama ini merupakan upaya kami untuk memfasilitasi kebutuhan industri teknologi yang semakin meningkat. Selain itu, proyek gedung perkantoran khusus perusahaan teknologi tersebut tentunya akan menambah recurring income bagi PT BSD Tbk yang merupakan induk dari Sinar Mas Land,’’ kata Irawan Harapan.

Gedung Knowledge Hub tahap pertama itu dirancang oleh NBBJ sebuah perusahaan arsitektur asal Amerika Serikat yang telah merancang sejumlah kantor untuk perusahaan teknologi terkemuka di dunia seperti Microsoft, Amazon, Samsung, Alibaba, dan IBM. Interior gedung ini juga dirancang oleh Metaphor, sebuah perusahaan desain terkemuka di Indonesia yang telah melayani klien secara global.

Sirclo yang merupakan sebuah perusahaan e-commerce asal Tanah Air telah berada dalam ekosistem Digital Hub BSD City sejak tahun 2018 lalu. Seiring dengan perkembangan perusahaan yang pesat, Sirclo memutuskan untuk merelokasi kantor pusatnya ke Gedung Knowledge Hub tahap pertama pada 2024 mendatang.

Sinar Mas Land Kembangkan Intermoda BSD City

Selain mengembangkan Knowledge Hub, Sinar Mas Land juga menggandeng Mitbana, sebuah perusahaan patungan dari Mitsubishi Corporation (Jepang) dan Surbana Jurong (Singapura), untuk mengembangkan Transit-Oriented Development (TOD) di Intermoda BSD City.

Dengan mengintegrasikan beberapa moda transportasi termasuk kereta komuter, BSD Link (layanan bus antar-jemput gratis BSD City), bus antar-jemput bandara, dan fasilitas park-and-ride. Intermoda TOD juga akan menguji coba solusi mobilitas pintar baru untuk meningkatkan konektivitas antara BSD City dan Jakarta.

Gareth Wong, CEO Mitbana mengatakan, “Mitbana sangat senang dapat bermitra dengan Sinar Mas Land untuk mengembangkan kawasan perkotaan baru yang akan melayani pertumbuhan populasi BSD City dan menyediakan konektivitas yang lebih luas dengan membuat transportasi umum menjadi lebih mudah diakses.

“Kami menantikan babak baru pertumbuhan dan semangat tinggi yang akan dibawa oleh Knowledge Hub di BSD City, serta bersinergi saat kami memanfaatkan teknologi untuk memperkenalkan fasilitas dan layanan yang cerdas dan berkelanjutan di Intermoda TOD,” kata Gareth Wong.

Dengan luas lahan sekitar 6 hektare, TOD Intermoda adalah bagian dari kerja sama Mitbana dan Sinar Mas Land untuk mengubah lebih dari 100 hektar lahan di BSD City menjadi TOD yang terdiri dari apartemen, residensial, komersial, fasilitas lifestyle, dan sarana transportasi umum. Pembangunan TOD Intermoda akan dimulai pada 2022 mendatang.

Sinergi Sinar Mas Land dengan Pemda Tangerang

industri teknologi tumbuh pesat sinar mas land bangun knowledge hub di bsd city
©2021 Merdeka.com/Gilar Ramdhani

Bersamaan dengan Groundbreaking Knowledge Hub, Sinar Mas Land bersama Pemerintah Daerah Tangerang menandatangani Memorandum of Understanding 'Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Tangerang Berbasis Edukasi, Teknologi dan Inovasi'. Nantinya Sinar Mas Land akan memberikan beasiswa coding kepada putra putri terbaik untuk menerima pendidikan selama 4 bulan di Purwadhika Coding School, Binar Academy atau Techpolitan.

Bupati Kabupaten Tangerang - Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Pemerintah Daerah Tangerang akan senantiasa mendukung seluruh program pembangunan di BSD City yang dilakukan oleh Sinar Mas Land, termasuk berkaitan dengan Digital Hub.

“Kami berharap pembangunan BSD City bisa mengakomodir kebutuhan masyarakat dan juga bisa membantu pertumbuhan perekonomian masyarakat setempat. Membuka lapangan pekerjaan dan membantu akses pendidikan masyarakat sekitar. Dengan dibukanya KnowledgeHub ini, mudah-mudahan 1-2 tahun kedepan kita bisa melihat perkembangan perusahaan digital yang luar biasa,” tuturnya.

BACA JUGA:
{news_title}

Reporter: Gilar Ramdhani

[wri]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Advertorial

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini