Hadir di KPR BRI Virtual Expo, Pakar Feng Shui Ungkap Kriteria Rumah Pembawa Hoki

Senin, 8 Februari 2021 08:06 Reporter : Iwan Tantomi
Hadir di KPR BRI Virtual Expo, Pakar Feng Shui Ungkap Kriteria Rumah Pembawa Hoki Hadir di KPR BRI Virtual Expo, Pakar Feng Shui Ungkap Kriteria Rumah Pembawa Hoki. Credit: Vidio

Merdeka.com - Tak ada yang menampik, jika #BeraniPunyaRumah sendiri adalah impian sebagian besar orang, termasuk para generasi milenial. Namun, sebelum memutuskan untuk langsung membeli rumah, biasanya orang-orang cenderung membuat perencanaan dulu lebih matang. Salah satunya dengan mempertimbangkan Feng Shui, agar huniannya nanti benar-benar nyaman untuk ditinggali.

Lantas, sudahkah paham betul mengenai konsep Feng Shui ini sendiri? Hadir di acara Edutainment Talkshow Vol. 1 KPRI BRI Virtual Expo yang disiarkan secara livestreaming di Vidio.com pada 6 Februari 2021, seorang pakar Feng Shui bernama Yulius Fang membagikan tips bagaimana menentukan rumah yang bisa membawa hoki atau keberuntungan berdasarkan ilmu pengetahuan tradisional asal Tiongkok tersebut.

Pedoman Hidup Selaras dengan Alam

hadir di kpr bri virtual expo pakar feng shui ungkap kriteria rumah pembawa hoki
Credit: Vidio

Yulius Fang menjelaskan jika Feng Shui sudah ada di Indonesia sejak 6000 tahun lalu, lewat perantara suadagar Tiongkok yang berkunjung ke tanah air. Meski beberapa orang kerap menganggapnya sebagai mitos, tetapi Feng Shui sebenarnya ilmu pengetahuan yang dijadikan sebagai pedoman hidup yang lebih harmonis dan selaras bersama lingkungan.

“Feng Shui membuat segala sesuatunya lebih nyaman bagi manusia, terutama agar lebih mudah mendapatkan hoki atau keberuntungan. Di sinilah pentingnya menggunakan Feng Shui, bukan karena faktor kepercayaan, juga tak melulu soal kekayaan, tetapi juga kesehatan, kedamaian dalam rumah tangga, dan sebagainya,” jelas Yulius.

Logika sederhananya menurut Yulius, Feng Shui mengajarkan bagaimana pengaruh energi, terutama yang sering dilihat, seperti angin dan air, karena keduanya dibutuhkan dalam kehidupan. Hal tersebut kemudian diterapkan dalam beragam aspek kehidupan, termasuk salah satunya dalam perencanaan hunian.

Langkah Memilih Rumah Berdasarkan Feng Shui

Lebih lanjut, Yulius mengungkapkan jika prinsip dasar Feng Shui ini didasarkan pada dua hal. Pertama, adalah keseimbangan Yin Yang. “Yin disebut juga energi dingin, mewakili perempuan dan malam, sementara Yang disebut juga energi panas, yang dapat mewakili laki-laki dan matahari, keduanya harus harmonis,” ungkap Yulius.

Contoh Yin Yang yang tak seimbang bisa ditemukan pada letak kamar tidur di barat. Posisi tersebut membuat kamar lebih sering terkena matahari di sore hari, padahal saat pulang ke rumah kadang sehabis kerja butuh kesejukan. Namun, pas masuk kamar justru masih, menyebabkan gerah dan rasa tak nyaman, yang kemudian bisa menganggu keseimbangan energi dalam tubuh, seperti marah-marah dan semacamnya. Kondisi semacam ini bisa disebut memiliki Yin Yang yang tak seimbang.

hadir di kpr bri virtual expo pakar feng shui ungkap kriteria rumah pembawa hoki
Credit: Vidio

Selain Yin Yang, juga perlu diperhatikan elemen yang ada dalam Feng Shui, yaitu api, tanah, air, kayu dan logam. “Jika membangun rumah berdasarkan Feng Shui, selain memperhatikan Yin Yang juga elemennya, sehingga propertinya tak semuanya dibangun pakai kayu atau ada tempat air di mana-mana, itu tak seimbang,” imbuh Yulius.

Demi mendapatkan rumah yang penuh keberuntungan berdasarkan Feng Shui, Yulius pun menjabarkannya secara lebih rinci. Mulai memiliki area depan atau halaman yang luas, minimal bisa untuk parkir dua mobil. Kemudian memiliki pemandangan depan rumah yang indah atau rapi, bukan rumah kosong. Dalam rumah terang, sehingga perlu memperhatikan arah datangnya cahaya baik pagi maupun sore. Perhatikan juga arah datangnya angin, jadi jangan terlalu banyak sekat, agar sirkulasi udara di dalam rumah lancar. Selain itu, perhatikan badan air di sekitar, serta hindari energi perusak atau Sha Qi.

“Energi perusak ini contohnya tepat depan rumah ada tiang listrik. Keberadaan tiang tersebut dapat membuat energi di rumah menjadi tak harmonis. Imbasnya, energi tersebut akan masuk ke dalam rumah, dan bisa menciptakan ketidakharmonisan, menganggu kesehatan dan hal buruk lainnya. Jadi, perhatikan betul-betul sebelum membeli rumah, terutama rumah kedua atau non perumahan, karena hal-hal semacam ini kerap ditemukan,” jelasnya menambahkan.

Desain dan Dekorasi Rumah yang Tepat di Tahun Kerbau Logam

Yulius menambahkan jika desain rumah yang tepat menurut Feng Shui di tahun Kerbau Logam ini adalah menggunakan konsep go back to nature, memanfaatkan ruang terbuka, seperti adanya taman dan mendukung kehidupan yang lebih asri, karena Kerbau Logam identik dengan elemen tanah basah. Selain itu, jangan mendesain sesuatu berlebihan, seperti meja, kalau unsurnya logam jangan ditempatkan di timur, karena di sana adalah unsurnya kayu.

Sementara untuk interior, Yulius menjelaskan untuk memilih sofa yang lebih minimalis atau tak banyak memakan tempat, agar tak sampai membendung sirkulasi udara di rumah. “Hindari juga warna gelap, seperti sofa, lemari bahkan pintu. Pilihlah warna putih atau terang terutama untuk rumah pertama, agar bisa membawa peruntungan,” pungkas Yulius.

Tips Memilih Rumah Perdana Bagi Milenial

hadir di kpr bri virtual expo pakar feng shui ungkap kriteria rumah pembawa hoki
Credit: Vidio

Selain Yulius, turut hadir Assistant Vice President BRI, Wagiman S. dan Marketing Director PT Diamond Citra Propertindo, Tbk Tony Hartono. Menurut Wagiman, ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam memilih rumah perdana terutama bagi milenial. Pertama, pilih lokasinya yang strategis dan aksesnya mudah. Kedua, perhatikan kekuatan budget, karena perlu uang muka dan mencicil rumah lewat KPR dalam waktu lama. Ketiga, pilih konsep rumah tumbuh, atau punya halaman di depan dan belakang, sehingga bisa diperluas saat ada tambahan anggota keluarga.

Tony Hartono lantas menambahkan jika properti yang dikembangkan oleh pihaknya selaku developer, juga telah menerapkan keselarasan ala Feng Shui. Termasuk di antaranya dalam penentuan lokasi hunian yang srategis, mudah dijangkau, aksesnya memadai, dan bisa memberikan kenyamanan bagi penghuninya. Jika tidak, menurut Tony propertinya yang dikembangkan oleh pihaknya tentu akan lebih sulit diserap pasar.

hadir di kpr bri virtual expo pakar feng shui ungkap kriteria rumah pembawa hoki
Credit: Vidio

PT Diamond Citra Propertindo sendiri menawarkan beragam properti siap huni yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Depok, dan Balikpapan. “Kami juga punya promo menarik bernama ISTRI BARU. Ada campaign ISTRI BARU, jadi tahun baru, rumah baru, free ISTRI BARU. Istilah tersebut merupakan singkatan dari fasilitas yang ditawarkan oleh pengembang, ISTRI (Internet, Smart Door Lock, Televisi, Refrigerator, Isi Semi Furnice - sudah disiapkan kasur, keranjang dan semacamnya) dan BARU (B – Bank Support, A – AJB (Akta Jual Beli) dengan kemudahan balik nama, R – ROI (Return of Investment) yang menguntungkan, U – Uang muka nol persen selama KPR BRI Virtual Expo berlangsung),” jelasnya.

Di akhir acara, Wagiman tak lupa mengajak para milenial muda untuk #BeraniPunyaRumah sendiri dengan mengikuti acara KPR BRI Virtual Expo yang berlangsung dari 26 Januari sampai 26 Maret 2021. Selain menghadirkan berbagai promo menarik, seperti suku bunga khusus mulai dari 3,96%, free biaya provisi, free biaya administrasi dan free biaya appraisal, juga disediakan hadiah sampai dengan Rp125 juta bagi pengunjung expo yang beruntung sebagai apresiasi bagi nasabah-nasabah loyal BRI.

Sebagai informasi tambahan, sebanyak 200 project properti pilihan hadir di KPR BRI Virtual Expo 2021. Beragam pilihan properti menarik ditampilkan secara virtual dengan konsep 3D. Pameran ini dapat dilihat melalui portal https://kprbrivirtual.com/ yang bisa diakses secara online oleh pengunjung. Jangan lupa untuk mengikuti webinar selanjutnya pada 22 Februari 2021 dengan mengakses https://kprbrivirtual.com/edutainment. [wri]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Advertorial

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini