Ketum PAN Sebut Perbaikan Ekonomi Rakyat Lebih Penting Dari Sindir Menyindir

Senin, 12 November 2018 09:45 Reporter : Dedi Rahmadi
Ketum PAN Sebut Perbaikan Ekonomi Rakyat Lebih Penting Dari Sindir Menyindir Zulkifli Hasan. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Perpolitikan Indonesia kini diramaikan oleh istilah sontoloyo, genderwo, Boyolali dan istilah lainnya. Hal itu justru makin menjauhkan publik dari substansi program kampanye pileg dan pilpres.

Menurut Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan, PAN akan tetap fokus dan konsisten mengusung agenda kebijakan ekonomi yang berpihak ke rakyat.

"Kampanye PAN santun dan damai. Bukan kampanye sindir menyindir, berbalas kebencian atau sibuk berdebat istilah. PAN konsisten berjuang untuk kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat kecil," ujar Zulkifli Hasan saat menyapa pedagang pasar tradisional Tanjung Pura Langkat bersama Cawapres Sandiaga Uno, Minggu (11/10).

Seperti diketahui, selama 3 hari PAN dan Sandiaga Uno akan menyapa warga Sumatera Utara, Riau dan diakhiri di Sumatera Selatan.

Zulkifli yang juga Ketua MPR ini menyebutkan fokus PAN adalah keberpihakan pada UKM, ikhtiar untuk mensejahterakan petani dan mendorong terbukanya lebih banyak lapangan kerja.

"Karena itu dalam setiap roadshow bersama Sandiaga Uno, PAN selalu memulai dengan menyapa pedagang pasar tradisional. Setelah itu bertemu UKM dan diakhiri ngopi bareng millenial. Bukan sekedar pertemuan, tetapi bicara hati ke hati," kata Zulkifli.

Selain menyapa pedagang pasar Tanjung Pura, Zulkifli bersama Sandiaga Uno juga akan dialog bersama Pelaku UKM Perempuan di Binjai, Ngobrol bareng emak emak pelaku UKM Medan dan ditutup Ngopi bareng millenial Medan.

Selanjutnya Zulkifli Hasan bersama Sandi akan menuju Riau (12) dan Sumatera Selatan (13). Dengan rata rata 12 titik pertemuan setiap hari. Dimulai pukul 07.00 dan selesai pukul 23.00 WIB. [ded]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini