Yorrys sebut Partai Golkar Indonesia hanya cari sensasi

Kamis, 28 Januari 2016 17:24 Reporter : Marselinus Gual
Yorrys sebut Partai Golkar Indonesia hanya cari sensasi Rapimnas Golkar. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Politikus Golkar Yorrys Raweyai tak mau ambil pusing tentang kabar 520 DPD Golkar yang hendak mendeklarasikan partai baru pecahan dari konflik Golkar. Partai baru tersebut diberi nama Partai Golkar Indonesia.

"Ah itu sensasi saja. Silakan saja mereka buat begitu," kata Yorrys ketika dihubungi merdeka.com di Jakarta, Kamis (28/1).

Menurut Yorrys, selain jumlah DPD yang tak sesuai, partai yang diklaim sebagai anak Golkar itu tak memiliki dasar hukum. Dia pun tak percaya tentang kabar itu.

"520 DPD dari mana? Itu sensasi aja. Dasarnya apa," jelas dia.

Di sisi lain, Yorrys pastikan kabar itu tak akan mempengaruhi rencana Munaslub yang akan digelar paling lambat pada Juni 2016 sebelum bulan puasa. Munaslub sebagai keputusan Rapimnas Golkar kubu Ical.

"Bahkan kita mau rapat tanggal 5 Februari 2016 ini. Kita mau bentuk panitia penyelenggara munas. Karena dasar sudah jelas. SK Riau sudah diperpanjang," tandas dia.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Golkar versi Munas Ancol, Leo Nababan mengaku mendapat kabar tidak sedap terkait upaya kader Golkar membentuk partai baru.

Leo menceritakan, ada ratusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) yang mengklaim sebagai bagian kelompok Munas Ancol, ingin memisahkan diri dan membentuk partai baru. Leo menuding Wasekjen Partai Golkar kubu Agung Laksono yakni Samsul Hidayat sebagai dalangnya. "Saya dengar ada pernyataan 520 DPD mau bentuk partai baru," ujar Leo saat dihubungi merdeka.com, Kamis (28/1).

Dia meminta agar kader Golkar tidak termakan rayuan dan upaya memecah belah partai berlambang pohon beringin itu.

"Saya minta dengan sangat kepada kawan-kawan jangan membuat masalah baru di Partai Golkar. Saya menolak pendirian Partai Golkar Baru. Karena saya konsisten kepada perjuangan Golkar Ancol. Kita harus siap menerima menang atau kalah. Jangan membuat partai baru. Saya masih ingat komitmen kita. Bagi saya tidak ada Partai selain Partai Golkar," tegasnya. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini