Yorrys dkk mengamuk, kubu Ical ngumpet sampai telepon Wakapolri

Selasa, 31 Maret 2015 07:33 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Yorrys dkk mengamuk, kubu Ical ngumpet sampai telepon Wakapolri Dua kubu Golkar berdamai. ©2015 merdeka.com/rizky erzi andwika

Merdeka.com - Ribut kepengurusan antara kubu Aburizal Bakrie (Ical) vs kubu Agung Laksono tak cukup sampai di DPP Golkar. Kedua kubu ini juga berebut kepengurusan pimpinan Fraksi Golkar di DPR dengan sejumlah drama yang tak kalah seru.

Puncaknya ketika kubu Ical yakni Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo sedang menggelar jumpa pers di ruang rapat pimpinan Fraksi Golkar di lantai 12 gedung Nusantara I DPR, Jakarta. Tiba-tiba, kubu Agung yang dipimpin Wakil Ketua Umum Golkar versi Munas Ancol, Yorrys Raweyai geruduk masuk.

Ade dan Bambang pun tak tinggal diam, meminta agar pengamanan mengunci pintu dari dalam, dengan tujuan agar Yorrys cs tak bisa masuk. Tak terima dengan aksi ini, Yorrys cs akhirnya mendobrak pintu dan bisa menguasai ruang rapat pimpinan Fraksi Golkar.

Berikut cerita Yorrys cs ngamuk sampai dobrak pintu fraksi bikin loyalis Ical ngumpet, dihimpun merdeka.com, Selasa (31/3):

1 dari 5 halaman

Yorrys mau kunci Bamsoet di dalam ruangan pakai rantai

Yorrys datangi fraksi Golkar. ©2015 Merdeka.com/rizky

Golkar kubu Agung Laksono kembali berupaya mengambil alih fraksi Golkar yang diduduki Ketua Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie, Ade Komaruddin dan Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo.

Setelah gagal dua kali, kali ini Ketua Fraksi Golkar kubu Agung Laksono, Agus Gumiwang ditemani oleh Waketum Yorrys Raweyai, Wakil Ketua MPR Mahyudin, dan beberapa anggota parlemen yang berada di kubu Agung Laksono datang ke ruang fraksi Golkar lantai 12 gedung Nusantara 1, kompleks parlemen.

Namun, lagi-lagi Agus Gumiwang cs kembali gagal masuk ke ruang Ade Komaruddin karena pintu sudah dikunci dari dalam dan dijaga ketat oleh bagian pengamanan dalam (Pamdal) DPR.

"Kenapa ini dikunci-kunci? Memang ini miliki pribadi?" keluh Yorrys di ruang Fraksi Golkar, Senin (30/3).

Setelah mendapati pintu terkunci, Yorrys tampak mondar-mandir untuk mencari pintu lain. Namun, tak ada pintu lain yang dapat diakses Yorrys dan kader Golkar kubu Agung Laksono lainnya untuk masuk. Sehingga, Yorrys pun naik pitam dan mengancam akan membuat rantai untuk mengunci balik pintu tersebut dari luar.

"Yasudah Pamdal yang di sini suruh keluar saja. Biar saya bawa alat-alat (rantai dan gembok) ini mau saya buat palang," kata Yorrys.

Padahal di dalam sedang berlangsung jumpa pers yang sedang digelar oleh Bambang Soesatyo. Yorrys tak peduli, dia tetap ingin mengunci pintu itu dari luar karena tak diizinkan masuk.

Bambang Soesatyo yang ditemui di dalam mengatakan, telah mendapatkan informasi bahwa Yorrys telah membawa sejumlah preman untuk menguasai fraksi.

"Jadi Yorrys bawa preman-preman. Di bawah sudah ramai. Katanya Yorrys juga bawa rantai buat ngunci pintu. Ini kan tindakan premanisme," kata pria yang akrab disapa Bamsoet ini.

2 dari 5 halaman

Mau digembok dari luar oleh Yorrys, Bamsoet telepon Wakapolri

Bambang Soesatyo . merdeka.com/Imam Buhori

Ketua Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) Ade Komaruddin dan Sekretaris Fraksinya Bambang Soesatyo enggan membuka pintu bagi Yorrys Roweyai dan kader Kubu Agung Laksono lainnya yang hendak masuk ke dalam fraksi Golkar di lantai 12 Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Yorrys pun mengancam akan menggembok pintu fraksi dari luar dengan rantai jika memang tak diperkenankan untuk masuk.

Ade bersama Bambang sedang menggelar jumpa pers bersama puluhan wartawan terkait kisruh Golkar antara perseteruan Aburizal Bakrie (Ical) dan Agung Laksono. Karena ada Yorrys di luar, wartawan yang sedang berada di dalam ruang rapat pimpinan pun tak diperkenankan keluar.

Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Bambang pun langsung menelpon Wakapolri Komjen Pol Badrodin Haiti. Bambang menggunakan loudespeaker agar percakapannya itu didengan oleh puluhan wartawan yang hadir.

"Jadi gini Pak Badrodin. Ada upaya untuk menguasai ruangan kami di lantai 12. Padahal kami masih sebagai fraksi yang sah. Ini tindakan premanisme," kata Bamsoet saat menelpon Badrodin.

Mendengar ada keluhan tersebut, Badrodin berjanji akan kirim Kapolda Metro Jaya untuk meninjau langsung hal ini.

"Nanti saya perintahkan Pak Kapolda (Metro Jaya) ke sana pak," kata Badrodin.

3 dari 5 halaman

Kubu Agung Laksono berhasil dobrak dan masuk ruang fraksi Golkar

Bamsoet dan wartawan terjebak di ruang fraksi. ©2015 Merdeka.com/rizky

Golkar kubu Agung Laksono terus berupaya mengambil alih fraksi Golkar yang diduduki Ketua Fraksi Golkar kubu Aburizal Bakrie, Ade Komaruddin dan Sekretaris Fraksi Bambang Soesatyo.

Ketua Fraksi Golkar kubu Agung Laksono, Agus Gumiwang ditemani oleh Waketum Yorrys Raweyai, Wakil Ketua MPR Mahyudin, dan beberapa anggota parlemen yang berada di kubu Agung Laksono datang ke ruang fraksi Golkar lantai 12 gedung Nusantara 1, kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

Akhirnya, setelah beberapa kali mendobrak pintu yang di tutup dengan lemari mereka dapat memasuki ruangan. Sekretaris Fraksi Golkar, kubu Agung, Fayakun Andriadi adalah orang pertama yang memasuki ruangan.

Namun, mereka belum ketemu dengan Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo. Kedua orang itu diketahui masih bersembunyi di salah satu tempat dalam ruang fraksi Golkar.

4 dari 5 halaman

Yorrys cs sukses dobrak pintu Fraksi Golkar, Bamsoet dan Ade kabur

Yorrys datangi fraksi Golkar. ©2015 Merdeka.com/rizky

Setelah marah karena tak diizinkan masuk oleh loyalis Aburizal Bakrie (Ical) ke ruang fraksi, Yorrys Raweyai dan sejumlah kubu Agung Laksono akhirnya dobrak paksa pintu. Mendengar Yorrys cs sudah berhasil masuk, Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang sedang berada di dalam lantas kabur ke ruangan lain.

Pantauan merdeka.com, Senin (30/3), usai mendobrak pintu yang dikunci, kubu Agung Laksono langsung menggeruduk ke ruang rapat pimpinan Golkar. Namun Ade dan Bambang sudah keburu lari ke ruang yang berada bersebelahan dengan ruang rapat pimpinan tadi.

Kubu Agung Laksono yang diwakilkan oleh Sekretaris Fraksi Golkar, Fayakhun langsung menggelar jumpa pers di ruang itu. Memang ruang itu sebelumnya sudah dijadikan tempat jumpa pers oleh Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo.

"Ini adalah upaya kami untuk bertemu, kami berusaha kemarin ketok pintu baik-baik, tapi enggak dibukain," kata Fayakhun.

Hingga berita ini diturunkan, Bambang dan Ade masih berada di ruangan sebelah tempat Fayakhun menggelar jumpa pers. Ruang persembunyian Ade dan Bambang dijaga ketat oleh enam Pengamanan Dalam (Pamdal) DPR.

5 dari 5 halaman

Fadli Zon datang, kubu Agung dan Ical rapat mediasi

Dua kubu Golkar berdamai. ©2015 merdeka.com/rizky erzi andwika

Wakil Ketua DPR Fadli Zon memimpin rapat mediasi berebut Fraksi Golkar di DPR. Kedua belah pihak akhirnya sepakat untuk menunggu hasil paripurna menyikapi siapa yang paling sah pimpin fraksi dari kubu Aburizal Bakrie (Ical) atau kubu Agung Laksono.

Fadli Zon menjelaskan, rapat berjalan kondusif dan damai antara kedua kubu. Hadir dalam rapat itu loyalis Ical Ade Komaruddin dan Bambang Soesatyo. Sementara kubu Agung, dihadiri oleh Agus Gumiwang dan Fayakhun.

"Kita menghasilkan beberapa kesimpulan. Besok ada rapat pimpinan DPR pukul 13.30 WIB untuk bahas surat-surat yang sudah masuk. Kemudian dalam rapim nanti saya usulkan segera diadakan rapat paripurna," kata Fadli di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/3).

Fadli menegaskan, Fraksi Golkar akan berjalan seperti biasa. Tidak ada saling kunci, menurut dia, semua anggota fraksi berhak berkantor di DPR.

"Sementara fraksi akan berjalan seperti biasa. Dan tidak ada yang dikunci-kunci karena ini hak seluruh Fraksi Golkar. Tadi ada insiden dan saya harap tidak perlu dibesar-besarkan," pungkasnya. [rnd]

Baca juga:
Fadli Zon larang kedua kubu Golkar saling kunci ruangan fraksi
Ini hasil mediasi loyalis Ical vs kubu Agung Laksono berebut fraksi
Dimediasi Fadli Zon, dua kubu Golkar tunggu rapat pimpinan DPR
Dua kubu Golkar berunding, Kapolda Metro tinggalkan gedung DPR
Yorrys cs dobrak fraksi Golkar, Kapolda sebut tak ada tindak pidana
Ical sebut kudeta fraksi kubu Agung preseden buruk bagi demokrasi

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini