Wiranto Beberkan Manfaat Infrastruktur Jokowi di Wilayah Perbatasan RI

Senin, 28 Januari 2019 13:50 Reporter : Merdeka
Wiranto Beberkan Manfaat Infrastruktur Jokowi di Wilayah Perbatasan RI LPSK Serahkan Kompensasi Korban Peristiwa Terorisme. ©2018 Merdeka.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Menteri Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto menyatakan, wilayah perbatasan Indonesia yang sangat luas menyulitkan pemerintah dalam mengatasi kendala menjaga keamanan di perbatasan.

Kawasan perbatasan sering kali dijadikan akses untuk berbagai aksi kriminal, seperti narkoba hingga terorisme.

"Kita ini terus terang saya melihat perkembangan wilayah nasional yang ompong itu, yang lubangnya banyak, panjang wilayah perbatasan kita itu nomor dua terpanjang di dunia setelah Kanada. Tapi kita bolong ya, dari Kalimantan Utara itu, saya tanya berapa jalur tikus berapa di luar batas resmi, kecuali batas resmi 1.400," ujar Wiranto di Hotel Aryaduta, Tugu Tani, Jakarta, Senin (28/1).

"Ini kan rawan, lemah, maka membangun perbatasan biar saya minta TNI-Polri menempatkan pasukan itu di wilayah perbatasan yang tak bertuan, jalan yang banyak dihuni manusia, ada perkebunan pertanian harus diamankan. Mereka mengamankan di perbatasan sekaligus amankan," lanjutnya.

Selain itu, pembangunan infrastruktur tersebut juga dapat memicu berkembangnya kota-kota di wilayah perbatasan yang otomatis menjadikannya wilayah yang kuat. Sebab, ada masyarakat yang menunggu dan beraktivitas di sana.

Wiranto juga mengapresiasi upaya pemerintah dalam membangun infrastruktur di wilayah perbatasan selama 4 tahun terakhir ini. Menurutnya, banyak kepentingan untuk Indonesia membangun di perbatasan, antara lain untuk mewujudkan sila kelima dalam Pancasila.

Artinya, masyarakat yang ada di perbatasan berhak mendapatkan keadilan untuk kehidupan yang lebih baik.

"4 Tahun terakhir ini saya sudah melihat hasilnya luar biasa. Pemerintahan Indonesia bisa membangun wilayah perbatasan dalam kurun waktu yang sangat singkat. Pembangunan infrastrukurnya, pelabuhan-pelabuhan negara, jalan-jalan, itu pun Pos Lintas Batas perbatasan negara yang 7 itu, itu kan belum pernah dibangun sebelumnya," terang dia.

Harga kebutuhan pokok misalnya, harus terjangkau bagi mereka yang berada di wilayah perbatasan dan sama harganya dengan di wilayah pusat.

"Sekarang dengan adanya pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah perbatasan, maka otomatis yang tadinya tidak menghasilkan jadi sangat menghasilkan. Berarti memberikan nilai tambah ekonomi nasional, apakah bagi masyarakatnya atau bagi devisa negara," tandas Wiranto.

Reporter: Ratu Annissa Suryasumirat

Sumber: Liputan6.com [rnd]

Topik berita Terkait:
  1. Infrastruktur
  2. Jokowi
  3. Wiranto
  4. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini