Wasekjen PPP minta Prabowo ungkap elite bodoh dan maling supaya clear & diawasi

Senin, 2 April 2018 15:13 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Wasekjen PPP minta Prabowo ungkap elite bodoh dan maling supaya clear & diawasi Kampanye PPP. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Wasekjen PPP Ahmad Baidowi (Awiek) meminta Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto membuka sosok elite yang bodoh, bermental maling dan mengesampingkan kesejahteraan rakyat. Menurutnya, jika Prabowo tidak menyebutkan oknum elite yang dimaksud, justru akan memicu kegaduhan di publik.

"Sebut saja oknumnya baru clear ketika disebut oknumnya ayo kita hajar rame-rame atau kita awasi bareng-bareng," kata Awiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (2/4).

Tudingan Prabowo itu, kata Awiek, akan membuat banyak pihak baik di koalisi partai pendukung pemerintahan sampai kubu oposisi di DPR menjadi saling curiga. Sebab, dia menyebut kubu oposisi di DPR pun termasuk elite.

"Karena dengan begitu bisa jadi di pemerintahan atau di luar koalisi pemerintahan karena enggak disebutkan misalkan teman-teman yang mengatasnamakan dirinya oposisi kan bagian dari elit ngeri ini di DPR," terangnya.

"Bagaimana penentu kebijakan bagian penentu politik. Apa itu yang disebut bodoh dan maling," sambung Awiek.

Menurutnya, sah-sah saja jika ucapan Prabowo adalah bagian dari kritik kepada pemerintah. Namun eks Danjen Kopassus itu diingatkan untuk tetap memakai data dan bukti, bukan bahasa serampangan.

"Jadi jangan seperti skema ini hanya melontarkan pernyataan yang membuat publik bertanya-tanya. Publik ini sudah jenuh lah dengan situasi kondisi dan politik seperti ini jangan kita menambahi dengan hak-hak yang sifatnya membuat isu-isu liar," tambahnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebutkan bahwa 80 persen kekayaan negara dikuasai hanya satu persen golongan. Dia juga mengatakan setelah sekian lama merdeka ternyata kekayaan negara tidak tinggal di bangsa Indonesia.

"Kita termasuk bangsa yang lengah dan tidak waspada terutama elite kita. Terus terang saja minta ampun. Saya kapok dengan elite Indonesia," tukasnya.

Dirinya mengaku dahulu adalah elite juga. Tetapi saat ini dia mengaku sudah tobat. "Saya elite tetapi sudah tobat," tegasnya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Prabowo Subianto
  3. PPP
  4. Jakarta
  5. Gerindra
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini