Wasekjen PKB: Malam tadi, Eko Putro masih menolak jadi menteri

Rabu, 27 Juli 2016 12:07 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Wasekjen PKB: Malam tadi, Eko Putro masih menolak jadi menteri Eko Putro Sanjoyo. ©youtube.com

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan 13 perubahan menteri dan ketua lembaga di kabinet kerja. Salah satu yang diubah yakni Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

Marwan Jafar diganti oleh Eko Putro Sanjoyo. Keduanya masih berasal dari partai yang sama yakni PKB.

Wasekjen PKB Daniel Johan mengungkap sifat low profile seorang Eko Putro. Menurut dia, Eko sampai tadi malam masih menolak ditunjuk Presiden Jokowi jadi menteri di kabinet kerja.

"Mas Eko ini sosok yang sangat low profile, sebenarnya sudah diajukan sejak lama untuk jadi menteri oleh PKB tapi beliau selalu menolak. Bukan apa-apa, karena memang dia low profile. Belakangan ini saya komunikasi intens dengan beliau, dan sampai kemarin malam, dia masih menolak untuk jadi menteri di kabinet," kata Daniel saat dihubungi merdeka.com, Rabu (27/7).

Daniel mengaku tak tahu alasan Eko akhirnya menerima dipinang Presiden Jokowi jadi menteri. Dia yakin hal itu terjadi hanya untuk kepentingan bangsa dan negara.

"Mungkin ada pertimbangan sendiri, demi kepentingan bangsa dan negara yang pasti," terang dia.

Sementara itu terkait dengan dicopotnya Marwan Jafar, Daniel mengaku tak tahu. Namun dia merasa, selama ini Marwan menunjukkan kinerja yang baik di kementeriannya.

"Sangat baik, dan mungkin kita belum tahu nanti Pak Marwan dapat penugasan baru dari presiden, presiden yang sangat paham dengan Pak Marwan. Dia itukan tim utama waktu pilpres sehingga Pak Jokowi melihat Marwan kerja keras, loyalitas terhadap Pak Jokowi," kata dia.

Kendati begitu, PKB menerima keputusan Presiden Jokowi dalam reshuffle jilid II ini. Terlebih, reshuffle merupakan hak prerogatif Presiden. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini