Wapres JK tanggapi Prabowo: Kurang relevan lagi berbicara tentang ekonomi liberal

Selasa, 3 April 2018 15:52 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Jusuf kalla. ©2013 Merdeka.com/dwi narwoko

Merdeka.com - Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menilai perkataan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto tidak relevan terkait sistem ekonomi neo liberal. Diketahui sebelumnya Prabowo menyebut perekonomian Indonesia tidak membawa kesejahteraan rakyat dan ada elite di Jakarta yang menipu masyarakat.

"Ekonomi kita terbuka, ya kan. Tapi tidak se-liberal Amerika. Malah Amerika sekarang proteksionis. Jadi kurang relevan lagi berbicara tentang ekonomi liberal atau tidak liberal karena Amerika sendiri yang kapitalis menjadi proteksionis," kata JK di kantornya, Jl Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (3/4).

Menurut JK, sistem ekonomi di Indonesia menganut kepentingan nasional, tidak bebas seperti di negara-negara lain.

"Jadi bagi kita semua ekonomi itu bagaimana menjaga kepentingan nasional, tidak bebas sebebas-bebasnya, tapi ada yang menjaga kepentingan nasional," kata JK.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menyatakan sejak 2004 dirinya menjelaskan bahwa sistem ekonomi Indonesia tidak memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

"Saya berani mengatakan di depan rakyat bahwa sistem ekonomi kita salah dari tahun 2004 secara resmi. Saya sudah mengatakan sistem ekonomi liberal keliru dan tidak mungkin memberikan kesejahteraan dan kemakmuran kepada rakyat," kata Prabowo di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Minggu 1 April 2018 lalu. [dan]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini