Wapres JK minta publik tunggu keputusan reshuffle dari Jokowi

Selasa, 14 Agustus 2018 14:43 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Wapres JK minta publik tunggu keputusan reshuffle dari Jokowi Jusuf Kalla. ©2018 Merdeka.com/Intan Umbari

Merdeka.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta kepada publik agar menunggu keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kabar akan adanya reshuffle dalam waktu dekat. Dia menilai terjadinya perombakan kabinet kerja karena keluarnya PAN dari koalisi pemerintah.

"Ya tentu, tentu ada. Ya memang bisa timbul itu (dampak koalisi)," kata JK di kantornya, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (14/8).

Namun sampai saat ini JK belum mengetahui bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur akan digeser. Tetapi menurut dia kinerja Asman sampai saat ini cukup baik.

"Bagus, dia saya liat rapi. Tidak jauh dari Yuddy Chrisnandi (Mantan MenPANRB)," ungkap JK.

Diketahui Presiden Jokowi bakal melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Menteri yang tergusur diperkirakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur.

Asman, merupakan kader Partai Amanat Nasional (PAN). "Kita tunggu keputusannya karena ini konsekuensi dari dinamika politik perkoalisian," kata Mensesneg Pratikno saat memberikan keterangan pers di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (14/8).

Perihal tanggal dan hari reshuffle kabinet, Pratikno belum bisa memastikan. Dia hanya menegaskan, Presiden Jokowi yang akan menyampaikan langsung perombakan kabinet kerja. "Kalau yang memastikan Pak Presiden lah," ujar dia.

Pratikno menambahkan, di mata Jokowi kinerja Asman Abnur di Kemenpan RB selama ini sangat memuaskan. Namun, jika Asman dilengser dari Kabinet Kerja maka itu merupakan konsekuensi dari keluarnya PAN dari koalisi pemerintah.

Perlu diketahui, di Pilpres 2019 PAN memilih mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Jokowi sudah membujuk PAN untuk bergabung dengan koalisinya, namun partai besutan Zulkifli Hasan itu menolak.

"Ini konsekuensi dari pengkoalisian," tutur dia. [fik]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini