Wali Kota Solo Cerita Posko Prabowo-Sandiaga Kemalingan Karena Sepi

Selasa, 12 Februari 2019 12:46 Reporter : Nur Habibie
Wali Kota Solo Cerita Posko Prabowo-Sandiaga Kemalingan Karena Sepi Posko Prabowo-Sandi di Solo hanya berjarak 500 meter dari rumah Jokowi. ©2019 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Merdeka.com - Wali Kota Solo Fransiskus Xaverius Hadi Rudyatmo menyambangi kediaman calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, Selasa (12/2). Salah satu pembicaraannya yakni melaporkan keberadaan posko pemenangan di Jawa Tengah, khususnya Solo.

"Yang pertama, saya melaporkan dulu tentang keberadaan posko. Kalau di Solo kan Posko Mega Gotong Royong itu sejak tahun 98 sampai sekarang. Jadi kalau ditanya posko, saya punya posko tingkat Kota, Kecamatan, ranting, sampai RW itu," ucap Rudy di kediaman Ma'ruf, Jalan Situbondo, Jakarta, Selasa (12/2).

Saat bicara soal keberadaan posko di Jateng, Hadi menyinggung posko Prabowo-Sandiaga yang disebut-sebut kehilangan televisi. Menurutnya, itu terjadi karena kondisi posko kosong.

"Poskonya kehilangan TV, kan enggak ada yang jaga. Posko saya kan ada yang jaga semua, setiap malam saya meresmikan posko bukan untuk menandingi enggak, itu karena kewajiban setiap pemilu," katanya.

Kepada ketua DPC PDIP Solo ini Ma'ruf berpesan agar menjaga suara di wilayahnya. Rudy menyanggupi. Salah satu caranya dengan menggelar serangkaian kegiatan. Semuanya itu dilakukan untuk meraih kemenangan pasangan calon nomor 01 Jokowi-Ma'ruf.

"Beliau minta Solo dijaga, oh siap. Solo ditarget 80 persen. Jawa Tengah di target 80 persen. Kita yang penting bekerja. Karena yel-yelnya, Jokowi-Ma'ruf Amin pasti menang, ning nyambut gawe," ucapnya.

Seperti biasa, dia tak mau membeberkan strategi apa hingga bisa menarik kemenangan 80 persen tersebut.

"Wah kalau strategi, kalau saya sampaikan nanti ditiru. Strategi ya saya sendiri lah. Yang penting targetnya tercapai," ucapnya.

Reporter: Putu Merta Surya Putra [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini