Wali Kota Malang persilakan wakilnya ikut bertarung di Pilkada 2018

Kamis, 15 Juni 2017 12:11 Reporter : Darmadi Sasongko
Walikota Malang Abah Anton. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji resmi melamar sebagai bakal calon wali kota lewat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Dia datang mengambil formulir ke Kantor DPC PDIP Kota Malang, Selasa (13/6).

Duet Anton-Sutiaji (Aji) dalam Pilkada Kota Malang 2013 dipastikan bubar pada Pilkada 2018. Masing-masing membidik kursi orang nomor satu di Malang, dengan menempuh jalan masing-masing. Wali Kota Malang Mochammad Anton memberi kebebasan kepada pasangannya itu. Dia tidak mempersoalkan jika pada Pilkada 2018 mereka saling bertarung.

"Maju memimpin Kota Malang merupakan hak setiap warga negara. Ini kan proses demokrasi, siapapun berhak berperan aktif," kata Abah Anton dalam pesan singkatnya kepada wartawan.

Anton tidak menampik sempat ditelepon Sutiaji sebelum mendaftar ke PDI Perjuangan. Saat itu, Anton mengaku tengah perjalanan ke Jakarta. "Saat dalam perjalanan memang ditelepon oleh Pak Wawali," katanya.

Abah, demikian biasa dipanggil, menegaskan kalau jabatan sebagai amanah. Siapapun memiliki kesempatan tergantung kepercayaan masyarakat melalui Pilkada pada 2018 nanti. Pasangan Anton - Sutiaji pada 2013 diusung oleh Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Gerindra. Anton yang kini menjabat Ketua DPC PKB diprediksi akan kembali maju sebagai Walikota. Sutiaji yang pernah aktif di PKB memilih mencari kendaraan lain untuk melawan pasangannya tersebut. [noe]

Topik berita Terkait:
  1. Malang
  2. Pilkada Serentak
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.