Wajah Airlangga di Warung Milik UMKM

Minggu, 10 Oktober 2021 14:31 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Wajah Airlangga di Warung Milik UMKM Spanduk Airlangga Hartarto Terpampang di Warung Jajanan. ©2021 Merdeka.com/Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Setelah billboard, spanduk bergambar wajah Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto terpampang di warung-warung. Salah satunya di warung jajanan milik Afria Fitriani, di bilangan Gandaria, Jakarta Selatan.

Spanduk bertuliskan ajakan untuk membeli di warung miliknya itu, ternyata Afria dapatkan setelah bergabung dengan komunitas UMKM usAHA.

Afria mengatakan, ia dibantu oleh pengurus UMKM usAHA yang memasang spanduk tersebut sebagai penanda anggota komunitas, di mana Airlangga Hartarto adalah pembinanya.

Menurut Afria, pemasangan spanduk itu tidak memberikan kerugian untuk diri dan warungnya. Bahkan ia mengaku senang, karena spanduk tersebut justru memudahkan pelanggan dan ojek online yang mencari warungnya.

"Kan ada nama warungnya di spanduk, orang-orang jadi gampang nyari warung saya. Soalnya sudah jelas ada namanya tuh Pop Ice & Seblak Mpo" ungkap Afria yang akrab disapa Mpok di Jakarta, Minggu (10/10).

Afria mengaku tidak mempermasalahkan opini spanduk Airlangga merupakan aktivitas kampanye, karena caranya tidak merugikan dan justru membawa manfaat. Menurutnya, hal itu merupakan sesuatu yang wajar, mengingat Airlangga adalah seorang politisi.

"Jika tujuannya mau memperkenalkan diri ke masyarakat, siapa saja boleh. Apalagi kalau caranya bermanfaat seperti Pak Airlnggga ini, dengan menunjukkan kepedulian pada pedagang kecil seperti kita dan memberi pelatihan," kata Afria.

Ibu rumah tangga berusia 45 tahun itu mengaku, awalnya bergabung karena diajak ikut pelatihan untuk UMKM, oleh koordinator dari UMKM usAHA, yang kebetulan ia kenal baik. Afria pun kemudian bersedia mendaftar dan ikut pelatihan secara online.

Hal pertama yang Afria dapatkan dari pelatihan online itu adalah bagaimana mengelola keuangan untuk berdagang. Menurut Afria, diusianya yang sekarang, ia merasa kesulitan untuk belajar kembali. Namun ia merasa pelatihan yang diberikan cukup mudah dipahami.

"Saya jadi tahu ngelola keuangan, misah-misahinnya. Dulu kan enggak tau apa-apa tuh, ya jualan asal jualan aja, pas ikut itu jadi, ooooh begini ya ternyata. Saya juga jadi paham soal cara ngejualin dagangan yang efektif gimana. Enaklah pokoknya, nambah ilmu," ungkap Afria.

Setelah itu, Afria baru dikirimi spanduk warung dan banyak kantong belanja non-plastik, yang diberikan secara cuma-cuma untuk pelanggannya. Dia bilang, kantong belanja tersebut sangat bermanfaat.

"Kantongnya itu bermanfaat banget buat saya, karena saya kan jadi ngurangin modal buat kantong plastik ya. Terus kantongnya bagus, bukan plastik gitu, gratis pula. Kalau belanja di minimarket gitu kan kantong yang bahan begitu harus beli dulu, ini mah dikasih cuma-cuma, sampe pada minta "mpok, maunya pake kantong itu dong" jadi pelanggan juga pada seneng, saya juga seneng," ujarnya.

Selain warungnya, Afria mengatakan ada ratusan UMKM lain di Jakarta yang ikut pelatihan dan bergabung dalam komunitas. Namun Afria tidak mengetahui jumlahnya secara pasti.

"Kalau waktu pelatihan sih ada lah seratusan, kalau di group se-Jakarta Selatan aja mungkin ada sekitar 300-an," pungkas Afria. [ray]

Baca juga:
Airlangga: Pembangunan SDM Jadi Kunci Pembangunan Masa Depan
Menko Airlangga Lapor Jokowi Pertumbuhan Ekonomi DYI 11 Persen Meski PPKM Level 3
Program Kartu Prakerja Berlanjut Hingga 2022
Gelar Muscam, Golkar Rapatkan Barisan Demi Kemenangan Airlangga di Pilpres 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini