Wacana Koalisi Gerindra-PDIP, PKS Ajukan Calon Sendiri Tapi Tetap Buka Komunikasi

Jumat, 28 Mei 2021 13:24 Reporter : Ahda Bayhaqi
Wacana Koalisi Gerindra-PDIP, PKS Ajukan Calon Sendiri Tapi Tetap Buka Komunikasi Mardani Ali Sera. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Gerindra memberikan sinyal akan berkoalisi dengan PDIP di Pemilu 2024. Sekjen Gerindra Ahmad Muzani mempertimbangkan Prabowo Subianto dipasangkan dengan tokoh dari PDIP.

Menanggapi ini, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyambut baik koalisi Gerindra-PDIP dibangun sejak awal. Sebab publik tidak lagi membeli kucing dalam karung.

"Makin awal formasi calon dan koalisi terbentuk makin baik buat publik sehingga tidak membeli kucing dalam karung," kata Mardani melalui pesan singkat, Jumat (28/5).

PKS menegaskan akan lebih dahulu mengajukan calon sendiri sesuai keputusan Musyawarah Nasional 2020. Namun, PKS tidak menutup komunikasi untuk koalisi dengan pihak manapun.

"PKS sesuai keputusan Musyawarah Nasional 2020 akan mengajukan calon dari kadernya. Dan tetap membuka komunikasi dengan semua pihak," kata Mardani.

Anggota DPR RI ini berharap kontestasi Pilpres 2024 tidak hanya diikuti pasangan calon. Serta, pertarungan diwarnai dengan kontestasi gagasan dan karya.

"Harapan kami, akan ada kontestasi karya dan gagasan dan tidak hanya diikuti dua pasang calon. Tapi tiga atau empat pasang calon," ucap Mardani.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani membantah ada perjanjian Batu Tulis jilid II yang dibuat antara partainya dan PDIP. Namun, dia mengakui, kemungkinan besar akan berkoalisi dengan PDIP di 2024.

Muzani hanya menyebut, hubungan Gerindra dan PDIP berjalan baik. Termasuk kedekatan antara Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Hubungan kita baik dengan PDIP, hubungan Pak Prabowo yang baik dengan Ibu Mega," katanya di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (27/5).

Menurutnya, baiknya hubungan Prabowo dan Megawati sudah terjalin sejak Prabowo belum menjabat Menteri Pertahanan. Sehingga, tidak ada masalah antara keduanya.

"Saya kira saudara-saudara semua sudah tahu sejak beliau belum ditetapkan sebagai menteri pertahanan dan sampai sekarang hubungan itu baik tidak ada masalah," ungkapnya.

Menurutnya, hubungan yang baik itu membuka peluang Prabowo maju Capres 2024 menggandeng PDIP. Namun Muzani tidak menjawab detail apakah Prabowo nantinya bakal berpasangan dengan Puan.

"Dan itu menjadi sebuah kemungkinan adanya peluang untuk dimungkinkannya Pak Prabowo maju bersama PDIP. Tapi sekali lagi pembicaraan tentang hal itu belum sampai pada hal detail," pungkasnya. [bal]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini