Visi misi Jokowi-JK bawa angin segar kembangkan ekonomi kreatif

Sabtu, 5 Juli 2014 04:46 Reporter : Andrian Salam Wiyono
Visi misi Jokowi-JK bawa angin segar kembangkan ekonomi kreatif Jokowi borong baju kotak-kotak di ITC Depok. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Ekonomi kreatif adalah konsep besar ekonomi baru yang mengandalkan ide dan pengetahuan dari sumber daya manusia sebagai produksi utama. Capres Jokowi pernah beberapa kali menyampaikan terutama dalam debat ihwal ekonomi kreatif. Bahkan pesaingnya Prabowo menyatakan sepakat dengan konsep Jokowi untuk tumbuh kembang ekonomi kreatif.

Capres yang diusung koalisi rakyat pimpinan PDI Perjuangan itu menyebut ingin mengeksploitasi anak muda Indonesia untuk langsung berkecimpung dalam dunia ekonomi kreatif. Alasan itu menurut Jokowi agar Indonesia mampu bersaing di mancanegara.

Guru Besar Universitas Katolik Parahyangan Bandung Prof. Yuwana Murjoko memandang bahwa visi misi Jokowi - Jusuf Kalla yang ingin menjadikan sumber daya manusia sebagai kekayaan utama menjadi angin segar bagi dunia ekonomi kreatif Tanah Air.

Sehingga dia meyakini visi misi perekonomian pasangan nomor urut dua itu mampu mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif.

"Secara eksplisit, Jokowi sangat memperhatikan industri kreatif, khususnya pada kalangan muda. Kalau ada salah satu capres akan memanusiakan manusia, maka ini hal paling prinsip," katanya dalam seminar Ekonomi Kreatif yang digagas Universitas Kristen Maranatha dan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Barat, di kawasan Jalan Pasteur, Bandung, Jumat (4/7).

Memanusiakan manusia menurutnya menjadi kata kunci bahwa SDM Indonesia sudah harus unggul dalam bidang ekonomi kreatif. Di sejumlah negara yang ekonomi kreatifnya maju, sumber daya manusia dijadikan aset utama dibanding sumber daya alam maupun potensi lainnya.

"Di situ terlihat sudah fokus perhatiannya (Jokowi) ingin mengembangkan ke arah sana," ungkapnya. Dia meyakini Indonesia dengan menumpuknya SDM akan sangat berpeluang besar mengembangkan ekonomi kreatif.

Ekonomi kreatif diyakini memiliki potensi yang besar dalam menopang pertumbuhan ekonomi. Dengan memiliki jumlah penduduk yang besar, ekonomi kreatif Tanah Air seharusnya mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

"Sumber daya manusia ini merupakan kekayaan yang luar biasa. (Kekayaan) pertanian bisa saja lahannya makin luas, (kekayaan) industri bisa saja mesin makin canggih, tapi sumber daya manusia harus tetap jadi yang utama," katanya. [ian]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini