Viani Limardi Resmi Gugat PSI ke PN Jakarta Pusat

Rabu, 20 Oktober 2021 07:30 Reporter : Yunita Amalia
Viani Limardi Resmi Gugat PSI ke PN Jakarta Pusat Anggota DPRD DKI, Viani Limardi. ©facebook.com/vianilimardipsi

Merdeka.com - Anggota DPRD DKI Jakarta, Viani Limardi resmi mengajukan gugatan terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) atas pemecatan dirinya. Gugatan telah terdaftar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Selasa (19/10).

Gugatan teregistrasi dengan nomor: PN JKT.PST-102021KJM tertanggal 19 Oktober 21. Dalam lampiran berkas, Viani menggugat Rp1 triliun kepada kepada Dewan Pimpinan Pusat, Dewan Pembina dan Dewan Pimpinan Wilayah PSI.

Viani menegaskan pemecatan dirinya dari PSI dengan dalih penggelembungan dana reses merupakan fitnah. "Ini telah merugikan karier saya, nama keluarga besar saya, termasuk warga DKI Jakarta. Penggelembungan dana reses itu fitnah," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (20/10).

Tuduhan penggelembungan dana sebagai acuan pemecatan dirinya dari partai yang didominasi kaum milenial itu, menurut Viani, adalah sebuah kejahatan dengan maksud membunuh karakternya. Pembunuhan karakter ini yang merusak citranya, keluarga besar, dan merugikan dirinya yang selama ini ikut membesarkan PSI di DKI Jakarta.

Maka, sambung Viani, langkah gugatan hukum merupakan hal wajar dilakukan. Ia mengakui sejatinya langkah ini bukanlah hal yang ia inginkan. Namun tudingan penggelembungan dana reses dinilai sudah keterlaluan.

"Saya taat hukum. Apa yang menjadi kewajiban saya akan saya laksanakan. Begitu pula dengan hak. Sebagai warga negara sama-sama kita patuhi hukum dan UU yang berlaku," tegasnya.

Dengan dilayangkannya gugatan, ia berharap muncul keadilan. "Saya tidak akan mundur selangkah pun. Ini sudah menyangkut nama baik saya, karier politik dan keluarga saya. Kita buktikan di persidangan. Semoga Tuhan beserta kita dan kebenaran bisa terbuka," pungkas Viani. [yan]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini