Usai Pertemuan Prabowo-Mega, PKS Pastikan Hubungan dengan Gerindra Tidak Merenggang

Selasa, 30 Juli 2019 11:40 Reporter : Sania Mashabi
Usai Pertemuan Prabowo-Mega, PKS Pastikan Hubungan dengan Gerindra Tidak Merenggang Prabowo Bertemu Megawati. ©Liputan6.com/Helmi Fithriansyah

Merdeka.com - Wakil Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid menegaskan hubungan partainya dengan Partai Gerindra masih baik-baik saja.

Hal ini, ia katakan untuk menjawab isu keretakan antara PKS-Gerindra pasca Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

"Hubungan PKS dan Gerindra enggak ada yang merenggang," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa (30/7).

Dia mengatakan, selama ini Prabowo masih menjalin komunikasi dengan PKS. Namun, Hidayat mengungkapkan, kadang PKS masih harus melakukan kegiatan kepartaian sendiri.

"Bahwa kemudian sekarang masing-masing melakukan kegiatannya ya kan kita bisa begitu, kadang juta sendiri kadang kita bersama-sama sesuai dengan agendanya. Tapi yang jelas kami tidak merasa ada keretakan dengan PKS dan Gerindra kami tetap bersama-sama," ungkapnya.

Meski begitu, Hidayat meminta pada semua pihak untuk tidak mengadu domba antara PKS dan Gerindra. Apalagi jika isu keretakan tersebut dikaitkan dengan pertemuan Prabowo dan Megawati.

"Jangan kemudian kalau di sana hanya niatnya untuk menghadirkan kerukunan, rekonsiliasi jangan lah yang sudah rekonsiliatif Gerindra dan PKS kemudian dipecah belah. Jangan begitu," tutupnya.

Sebelumnya, Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera menyoroti pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan para tokoh pasca Pilpres 2019. Menurut dia, seharusnya dalam berbagai pertemuan itu ada pernyataan sikap Gerindra tetap berada di barisan oposisi.

"Di demokrasi biasa kok yang seperti ini. monggo jalan. Kita kembali lagi kenapa pertemuan itu menjadi kurang penting, pertemuan tanpa ada kejelasan sikap buat saya itu pembodohan buat publik yang penting jelas-jelasnya kami oposisi," kata Mardani di Kawasan Menteng, JakartaPusat, Sabtu (27/7). [fik]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini