TKN Serahkan ke Masyarakat soal Prabowo Gebrak Podium saat Kampanye

Rabu, 10 April 2019 14:30 Reporter : Sania Mashabi
TKN Serahkan ke Masyarakat soal Prabowo Gebrak Podium saat Kampanye Johnny G. Plate. ©2017 dok foto dok ri

Merdeka.com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Johnny G Plate enggan berkomentar banyak terkait sikap Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto yang menggebrak podium saat kampanye akbar di Yogyakarta, Senin (8/4). Dia menyerahkan sepenuhnya penilaian pada masyarakat.

"Kami serahkan pada masyarakat untuk menilai siapa pemimpin yang dapat menjadi panutan dengan diksi yang terukur dan yang mana yang kasar dan belum dapat dijadikan panutan," kata Plate pada wartawan, Rabu (10/4).

Sedangkan terkait penggunaan diksi 'bajingan' untuk para elite, Plate justru merasa heran dengan apa yang dimaksud Prabowo. Sebab, kata dia, tidak ada elite yang 'memperkosa' ibu pertiwi seperti yang dikatakan Prabowo.

"Sepertinya semakin banyak diksi yang cukup membingungkan masyarakat setidaknya membuat mereka menjadi lebih bimbang," ungkapnya.

Sekjen Partai NasDem ini hanya menegaskan, pihaknya akan fokus pada kinerja Jokowi saja. Pasalnya, selama menjadi Presiden Jokowi sudah membawa arah yang benar terhadap kemajuan Indonesia.

"Yang pasti pak Jokowi dan pak Jusuf Kalla melaksanakan pemerintahan yang bersih dan penyelenggaraan negara yang baik, clean government and good governance," ucapnya.

Sebelumnya, Prabowo Subianto menggebrak podium saat berkampanye di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin (8/4). Hal itu dilakukan Prabowo saat membahas masalah netralitas TNI dan Polri.

Aksi itu langsung dijelaskan oleh Wakil Ketua Dewan Penasihat BPN Hidayat Nur Wahid. Menurutnya memang Prabowo sangat bersemangat ketika berorasi namun di kampanye itu Mantan Danjen Kopassus ini juga banyak berguyon.

"Kan yang diambil cuma berapi-apinya. sementara Beliau guyonan, beliau menyapa dengan sangat ramah, beliau menentramkam massa untuk tidak anarkis, untuk tidak melakukan tindakan menyebar hoaks kok engga dijadikan bagian penting. Itu hanya satu dari sekian banyak segmen ketika beliau berpidato," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/4). [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini