Titiek Soeharto tegaskan tak ada deal Munaslub dan kursi pimpinan MPR

Selasa, 20 Maret 2018 15:54 Reporter : Sania Mashabi
Titiek Soeharto tegaskan tak ada deal Munaslub dan kursi pimpinan MPR Sidang Paripurna MPR. ©2014 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Politisi Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto membantah adanya janji antara dirinya dengan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) terkait jabatan Wakil Ketua MPR untuk menggantikan Mahyudin. Menurut Titiek, Airlangga menunjuknya hanya untuk membawa perwakilan perempuan di parlemen.

"Enggak ada janji-janji. Enggak ada janji-janji. Saya kan mungkin Ketua Umum hanya ingin ada keterwakilan wanita di pimpinan lembaga tinggi negara ini. Kebetulan kemarin di pleno menyetujui saya untuk bisa duduk di sana," kata Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (20/3).

Sebagai anggota, Titiek mengaku akan mengikuti setiap perintah partainya. Dia berharap, segala masalah partai terutama dengan Mahyudin.

"Loh ini dimana saja ditugaskan dimana saja saya terima saja. Kemarin saya di wakil ketua komisi IV di pindahkan ke Wakil Ketua BKSAP juga enggak ada masalah," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, Ketua DPP Bidang Media dan Penggiringan Opini Partai Golkar Ace Hasan Sadzily mengatakan dalam rapat pleno telah ditetapkan Titiek Soeharto menjadi Wakil Ketua MPR menggantikan Mahyudin. Keputusan itu diambil oleh Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan disetujui oleh forum rapat pleno.

"Ya tadi sudah disetujui bahwa sudah disahkan bahwa wakil ketua MPR kepada mbak Titiek," ungkap Ace di Jalan Anggrek Nelly Murni, Jakarta Barat, Minggu (18/3).

Mahyudin membeberkan alasan dibalik Partai Golkar melakukan pergantian dari kkepemimpinannya ke Titiek Soeharto. Menurutnya pergantian pimpinan itu hanya untuk penyegaran dan mempermudah Golkar untuk mempormosikannya menjadi menteri.

"Dia bilang cuma rotasi. Penyegaran. Supaya Pak Mahyudin banyak jabatan, jadi kalau nanti yang akan datang mau dipromosikan ke menteri gampang. Kan bullshit (omong kosong) aja yang begitu," kata Mahyudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (19/3). [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini