Tak mau ikut PKS, PPP nilai kampanye negatif tidak mendidik

Senin, 15 Oktober 2018 13:49 Reporter : Sania Mashabi
Tak mau ikut PKS, PPP nilai kampanye negatif tidak mendidik Workshop nasional PPP se-Indonesia. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Wasekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Achmad Baidowi menilai, tidak seharusnya ada kampanye negatif di Pemilu 2019. Hal itu, dikatakan terkait dengan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Muhammad Sohibul Iman yang memperbolehkan kadernya melakukan kampanye negatif.

"Itu cara-cara tidak mendidik, memangnya PKS sudah bagus 100 persen? Meskipun negative campaign tidak dilarang, tapi sebaiknya dihindari karena hanya mencari kelemahan-kelemahan orang lain," kata Baidowi di saat dihubungi merdeka.com, Senin (15/10).

"Kalau ternyata negatif campaign untuk menyerang PKS gimana? Toh teman-teman di PKS bukan malaikat, tapi insan politik yang tak lepas dari salah dan dosa," sambungnya.

Wakil Direktur Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin ini juga menegaskan, partainya bersama TKN akan selalu mengedepankan kampanye positif serta selalu optimis dalam politik.

"Ya kita imbau kepada seluruh anggota TKN untuk mengedepankan positive campaign," ucapnya.

Sebelumnya, Sohibul Iman mempersilakan kadernya melakukan negative campaign atau kampanye negatif di Pemilu 2019 mendatang. Hal itu disampaikan saat Konsolidasi Nasional PKS di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Minggu (14/10).

"Saya mengatakan 80 persen kampanye kita harus positive campaign. Silakan masuk ke negative campaign cukup 20 persen," kata Sohibul. [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini