Tak Dipilih, Whisnu Sakti Buana Diberikan Pesan Khusus dari Megawati

Rabu, 2 September 2020 16:58 Reporter : Ahda Bayhaqi
Tak Dipilih, Whisnu Sakti Buana Diberikan Pesan Khusus dari Megawati Whisnu Sakti Buana. ©2015 merdeka.com/moch andriansyah

Merdeka.com - Tertangkap momen haru Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Wakil Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana ketika pengumuman calon kepala daerah gelombang lima, Rabu (2/9).

Whisnu merupakan salah satu nama kuat untuk diusung sebagai calon wali kota Surabaya. Namun, Megawati memilih Eri Cahyadi dibanding Wakil Wali Kota Surabaya dua periode itu. Eri dipasangkan dengan Armuji.

Pada saat memberikan arahan kepada kadernya, Megawati secara khusus ingin menyampaikan pesan kepada Whisnu.

"Saya sudah bilang sama Pak Sekjen, ada hal-hal yang kita tidak bisa menghindar. Di situ saya lihat Mas Wishnu. Tolong ditunjukkan," kata Megawati.

Megawati menyampaikan terima kasih kepada Whisnu. Dengan haru, Mega mengatakan, tidak akan membuang Whisnu.

"Aku tahu pasti kamu yo kelingan (teringat) sama Pak Tjip (ayah Whisnu). Makanya saya sengaja suruh datangkan yang namanya Bambang Pacul sama Pak Djarot Saiful Hidayat, ada juga Mbak Puti. Jangan ada yang bilang Ibu Mega itu membuang yang samanya Whisnu. Tidak," kata Megawati.

Whisnu tak membalas pernyataan Mega. Dia tak berkata apapun dan menahan emosi harunya.

"Nah ini saya berhadapan sama kamu. Tidak akan saya buang. Terima kasih selama ini membantu Mbak Risma," kata Megawati.

Kemudian, Whisnu tampak mengepalkan tangan ke dada, seperti terharu atas pesan Megawati kepadanya.

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, Whisnu adalah putra mantan Sekjen PDIP Soetjipto. Dan beliau dikenal sebagai sosok pejuang.

"Ibu ketua umum sampai terharu dan mengucapkan terima kasih pada Mas Whisnu, atas kerjanya selama dua periode mendampingi Bu Risma," kata Hasto.

"Buat Mas Whisnu, terima kasih telah bekerja bersama Bu Risma membangun Surabaya. Pengabdian itu bukan hanya di eksekutif, tapi juga di struktur partai dan legislatif," pungkas Hasto. [ded]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini