Sutiyoso: Saya ingin dua kubu bersatu

Senin, 29 Agustus 2016 11:26 Reporter : Didi Syafirdi
Sutiyoso: Saya ingin dua kubu bersatu Sutiyoso konpers penyerahan Din Minimi. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKIP) terpecah menjadi dua kubu. Masing-masing kubu mengaku memiliki ketua umum resmi menggantikan Isran Noor.

Kongres Luar Biasa PKPI digelar 27-29 Agustus di Hotel Millenium mengukuhkan Jenderal TNI (Purn) Hendropriyono menjadi ketua umum. Lalu Mayjen (Purn) Haris Sudarno menggelar acara serupa dan mengklaim jadi ketum secara aklamasi pada 23 Agustus di Hotel Grand Cempaka.

Mantan Ketua Umum PKPI Sutiyoso berharap dualisme kepemimpinan ini bisa segera dicarikan jalan keluarnya. Dia berharap kegaduhan tidak berlarut-larut terjadi.

"Yang saya ingin, sebagai mantan ketua umum dua kubu bisa menyatu," katanya kepada merdeka.com, Senin (29/8).

Mengenai kubu mana yang sah menjadi ketua umum, Sutiyoso yang kini menjabat sebagai kepala badan intelijen negara itu tidak mau berkomentar. Dia pun meminta agar dinamika di partai ditanyakan ke Haris, termasuk pencopotan Isran Noor sebagai Plt Ketum karena masalah di internal.

"Saya sudah tidak aktif di partai," tutur mantan gubernur DKI itu.

Sebelumnya, mantan Plt Ketum PKPI kubu Hendropriyono, Monang Siburian mengatakan, aturan pergantian Ketum harus melalui kongres yang sah. Dia menjelaskan. ketum yang mewarisi kepemimpinan Sutiyoso atau Bang Yos saat itu yaitu Isran Noor.

Namun, Isran dicopot karena masalah internal. Dari situlah mulai muncul perpecahan, ada dua Plt yaitu Monang dan satu lagi Haris Sudarno. "Di internal memang sudah ada perpecahan," kata Monang kepada merdeka.com, Senin (29/8).

[did]

Topik berita Terkait:
  1. PKPI
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini