Survei SMRC: PKB, Golkar dan NasDem Alami Penguatan dalam 2 Tahun Terakhir

Kamis, 7 Oktober 2021 16:47 Reporter : Merdeka
Survei SMRC: PKB, Golkar dan NasDem Alami Penguatan dalam 2 Tahun Terakhir tren parpol di survei SMRC. ©2021 Merdeka.com/smrc

Merdeka.com - Survei teranyar SMRC mencatat tiga partai koalisi pemerintah mengalami penguatan dalam dua tahun terakhir ini. Ketiga partai itu yakni, PKB, Partai Golkar dan Partai NasDem.

Tren suara Partai Golkar meningkat mendekati 1 persen menjadi 11,3 persen di September 2021. Sebelumnya pada Mei 2021 Golkar memiliki suara 10,9 persen.

SMRC melihat tren kenaikan yang kuat terjadi pada PKB. Pada Maret 2021, PKB berada di posisi elektabilitas 7,5 persen, lalu naik menjadi 9,7 persen pada Mei. Kini menjadi 10,0 persen.

“Partai-partai yang mengalami penguatan dalam dua tahun terakhir selain PKB ada Golkar, Demokrat, PKS, dan NasDem,” kata Direktur Riset SMRC, Deni Irvani, Kamis (7/10).

Selain 3 partai koalisi pemerintah, partai-partai oposisi juga mengalami peningkatan. Demokrat dan PKS mengalami peningkatan elektabilitas sebesar kurang lebih 2%.

Sementara PKS, Maret 5,2 persen, lalu Mei menjadi 4,6 persen. Kini naik drastis menjadi 6,0 persen.PKS mendulang suara 4,6%. Kendati pada survei teranyar kali ini, hasilnya adalah 6,0%.

"Demokrat pada survei Mei 2021, hanya mencatatkan suara sebesar 6,6%, namun pada Survei September 2021 suara diperolehnya menjadi 8,6%," papar Deni.

Untuk informasi, survei dilakukan pada periode 15-21 September 2021. Responden survei mencakup seluruh warga negara Indonesia yang memiliki hak pilih dalam Pemilu. Total responden adalah 1220 orang dan dipilih secara random (multistage random sampling).

Margin of error dari survei ini adalah 3,19% dengan tingkat kepercayaan mencapai 95%. Sebagai catatan, response rate yang valid sebesar 981 orang atau 80%. Mereka dianalisis dan diwawancara tatap muka.

Reporter: M Radityo [ray]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini