Survei SMRC: 66 Persen Masyarakat Tidak Menghendaki Amandemen UUD 1945

Jumat, 15 Oktober 2021 15:06 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Survei SMRC: 66 Persen Masyarakat Tidak Menghendaki Amandemen UUD 1945 Gedung DPR. Merdeka.com/Imam Buhori

Merdeka.com - Mayoritas warga tidak menghendaki perubahan atau amandemen Undang-Undang dasar 1945 (UUD 1945). Jawaban tersebut terlihat dari hasil survei Mujani Research and Consulting (SMRC).

Direktur Eksekutif SMRC Sirojudin Abbas mengatakan, 66 persen warga menjawab UUD 1945 adalah rumusan terbaik dan tidak boleh diubah atas alasan apapun bagi Indonesia yang lebih baik.

"Artinya secara umum warga tidak menghendaki perubahan UUD 1945," katanya dalam survei SMRC 'Update Opini Publik Tentang Amandemen UUD 1945' secara virtual, Jumat (15/10).

Kemudian, 12 persen menjawab walaupun UUD 1945 buatan manusia dan karena itu mungkin ada kekurangan, sejauh ini paling pas bagi kehidupan Indonesia lebih baik.

Sedangkan, 11 persen warga menjawab beberapa pasal dari Undang-Undang Dasar 1945 perlu diubah atau dihapuskan untuk membuat Indonesia lebih baik.

Selain itu, 4 persen menjawab UUD 1945 sebagian besar harus diubah untuk membuat Indonesia lebih baik. "Tidak tahu atau tidak menjawab 7 persen," ungkap Sirojudin.

Survei tersebut dilakukan pada 15 - 21 September 2021. Populasi survei adalah seluruh warga negara Indonesia berusia 17 tahun atau lebih.

Dari populasi itu dipilih secara random (multistage random sampling) 1220 responden. Responden yang dapat diwawancara secara valid sebesar 981 atau 80 persen. Marbun of error survei ini dengan ukuran sampel tersebut sebesar - +3,19% pada tingkat kepercayaan 95 persen. [ray]

Baca juga:
Survei Indikator: Mayoritas Publik Tidak Ingin UUD 1945 Diubah
Survei: 42,5 Persen Tokoh Elite Tak Setuju Dibuat Pokok-Pokok Haluan Negara
Sekjen Gerindra Bertemu Ketum Muhammadiyah Bahas Amandemen UUD hingga Nasib UMKM
Bamsoet: Satu Partai Tidak Setuju, Amandemen Sulit Dilakukan
Sekjen: Tidak Ada Gagasan dari PDIP Tentang Jabatan Presiden Tiga Periode

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini