Survei PPI: Prabowo Cenderung Dipilih Masyarakat Berpenghasilan dan Pendidikan Rendah

Sabtu, 5 Juni 2021 16:47 Reporter : Merdeka
Survei PPI: Prabowo Cenderung Dipilih Masyarakat Berpenghasilan dan Pendidikan Rendah Prabowo Subianto. ©2021 Merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Hasil survei lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI) mengungkap, Prabowo Subianto cenderung dipilih oleh kelompok masyarakat yang berpenghasilan dan berpendidikan rendah. Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menerangkan, pemilih Prabowo sebagian besar tak menggunakan media sosial.

"Prabowo Subianto itu cenderung dipilih oleh masyarakat yang berpendidikan rendah sampai menengah, kemudian berpenghasilan rendah dan tentu mereka tidak punya medsos. Itu temuan yang kita dapat," kata Adi dalam konferensi pers daring, Sabtu (5/6).

Sementara pemilih Anies Baswedan, kata Adi cenderung dipilih oleh kelompok masyarakat yang berpendidikan tinggi, memiliki media sosial dan pemilih Islam.

"Sementara Ganjar Pranowo cenderung dipilih oleh masyarakat pemilik media, jadi wajar kalau Ganjar ini populer di media karena pemilihnya itu adalah mereka yang rata-rata punya medsos dan pemilih selain Islam," kata dia.

Adi Prayitno juga mengungkap, nama Prabowo Subianto masuk dalam top of mind calon presiden yang bakal dipilih rakyat.

Tak tanggung-tanggung nama Prabowo bertengger di urutan pertama mengalahkan Ganjar Pranowo dan Anies Baswedan yang masing-masing berada di urutan kedua dan ketiga.

"Kita tanya kepada publik secara spontan. Di antara figur yang dibicarakan publik belakangan, kira-kira siapa yang jadi top of mind?" kata Adi.

Nama Ketua Umum Partai Gerindra itu meraup persentase sebesar 16,5 persen. Sementara Ganjar dan Anies masing-masing 13,8 dan 12,1 persen.

Terdapat pula nama Amien Rais, Muhammad Rizieq Syihab dan Ustaz Abdul Somad. Ketiganya masing-masing berada di urutan 28, 14 dan 16.

Survei ini dilakukan pada 23-28 Mei 2021 dengan populasi warga Indonesia yang telah memiliki hak pilih sesuai undang-undang yang berlaku. Survei menggunakan kerangka sampel responden yang pernah diwawancarai secara tatap muka dalam survei nasional yang diselenggarakan pada rentang waktu September 2017 hingga Desember 2020.

Dengan sampel sebanyak 1.200 responden. Diambil dengan menggunakan metode simple random sampling dari 6.000 nomor HP yang sudah dipilih secara acak dari kerangka sampel yang ada dan disesuaikan dengan proporsi populasi serta gender.

Pengumpulan data dilakukan dengan metode telepolling menggunakan kuesioner yang dilakukan oleh surveyor terlatih. Sementara margin of error survei sebesar kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Reporter: Yopi Makdori
Sumber: Liputan6.com [gil]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini