Survei PoliticaWave Beberkan 10 Isu Hoaks Terbesar Serang Jokowi di Pilpres 2019

Kamis, 7 Februari 2019 14:10 Reporter : Merdeka
Survei PoliticaWave Beberkan 10 Isu Hoaks Terbesar Serang Jokowi di Pilpres 2019 Survei PoliticaWave soal Pilihan Netizen Menjelang Pilpres 2019. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga survei PoliticaWave melakukan penelitian terkait pemberitaan bohong alias hoaks yang tersebar di media sosial. Hasilnya, Joko Widodo atau Jokowi menjadi sasaran terbesar pemberitaan hoaks.

"Isu hoaks yang jumlahnya semakin besar di Pilpres 2019. Pada Pilpres 2014 pasangan Jokowi-JK mendapat serangan hoaks tujuh kali lebih besar daripada pasangan Prabowo-Hatta," tutur Founder PoliticaWave Yose Rizal dalam konferensi pers 'Pilihan Netizen Menjelang Pilpres' di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Kamis (7/2).

Pada 2014, lanjut dia, 94,9 persen kampanye hitam atau tudingan tanpa fakta menyerang Jokowi-JK dan 5,1 persen kampanye negatif kekurangan kandidat berdasarkan fakta. Sementara Prabowo-Hatta menerima 13,5 persen kampanye hitam dan 86,5 persen kampanye negatif.

Selama Pilpres 2019, PoliticaWave memantau 10 isu hoaks dengan jumlah percakapan terbesar di media sosial. Mulai dari hoaks Ratna Sarumpaet, utang pemerintah USD 2 miliar, tujuh kontainer surat suara, transaksi e-Toll dikaitkan utang China, e-KTP palsu yang juga dari China, Jokowi dituduh PKI, Jokowi gunakan konsultan asing, Ijazah SMA Jokowi palsu, 10 juta TKA China, dan Ma’ruf Amin akan diganti Ahok.

"Terlihat bahwa 10 isu hoaks terbesar ditujukan untuk menyerang Jokowi. Dari Pilpres 2014 sampai 2019 terlihat bahwa Jokowi adalah korban hoaks politik," tegas Yose.

Dalam penelitian tersebut, PoliticaWave memperoleh sebanyak 1.899.881 total percakapan terkait kedua kandidat yang dilakukan oleh 267.059 akun selama periode penelitian 28 Januari hingga 4 Februari 2019. Di antara sosial media yang dipantau adalah Facebook, Twitter, Instagram, Youtube, online forum, dan news portal.

Reporter: Nanda Perdana Putra [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini