Survei internal, citra Partai Golkar merosot akibat Pansus KPK

Senin, 17 Juli 2017 10:24 Reporter : Iqbal Fadil
Pansus KPK temui BPK. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia mengatakan keterlibatan sejumlah kader partai beringin dalam Pansus Angket KPK membuat citra dan elektabilitas partai menjadi rusak. Demikian juga kasus e-KTP yang membuat sejumlah politikus Partai Golkar diperiksa KPK.

"Survei internal yang dilakukan menunjukkan suara Golkar merosot ke angka 11 persen, padahal pada pemilu 2014 lalu Golkar meraih 14,75 persen suara. Dan 67 persen penyebab turunnya suara itu disebabkan kasus e-KTP," ujar Doli di Jakarta, Senin (17/7) seperti dikutip Antara.

Doli mengatakan, gagasan-gagasan miring yang muncul dari Pansus Angket KPK juga banyak dilontarkan politisi Golkar.

Misalnya, ide tentang pembekuan anggaran KPK yang dilontarkan salah satu anggota pansus dari Fraksi Golkar Mukhamad Misbakhun. Hal ini, kata dia, jelas membuat citra Golkar semakin rusak.

Mantan ketua umum KNPI ini menegaskan, keberadaan Pansus Angket KPK yang dipimpin Agun Gunandjar Sudarsa dari Fraksi Partai Golkar di DPR semakin mendapatkan penolakan yang luas dari publik.

"Semakin lama kasus e-KTP didiamkan begitu saja, maka akan semakin merugikan Partai Golkar," ujarnya. [bal]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.