Survei Capres SMRC: Ganjar Teratas, Prabowo Diprediksi Berat Jika Bertarung di 2024

Selasa, 29 Desember 2020 14:39 Reporter : Ahda Bayhaqi
Survei Capres SMRC: Ganjar Teratas, Prabowo Diprediksi Berat Jika Bertarung di 2024 Ganjar Pranowo Borong Sepatu Bunut Khas Kabupaten Asahan. ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Survei akhir tahun Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) mencatat lima tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden 2024. Dengan pertanyaan semi terbuka.

Lima tokoh itu adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (15,7%), Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (14,9%), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (11%), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno (7,9%), dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (7,1%).

Mengikuti dengan elektabilitas masih di atas 1 persen adalah Menteri Sosial Tri Rismaharini (3,1%), Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (3,1%), Ketua DPR Puan Maharani (1,7%), dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo (1%). Sementara belum menjawab 31,5 persen.

Direktur SMRC, Sirojuddin Abbas mengatakan, hasil survei ini memperlihatkan dalam empat tahun sebelum Pilpres 2024 masih belum ada calon yang dominan. Sebab elektabilitas paling tinggi masih mentok di angka 15 persen. Mirip seperti Pilpres 2014.

Berbeda dengan Pilpres 2019 yang pada empat tahun sebelumnya sudah terlihat Prabowo Subianto dan Joko Widodo terlihat dominan dalam survei.

"Saat ini gambarannya kita belum lihat ada calon dominan yang dipilih masyarakat," ujar Abbas dalam rilis survei secara daring, Selasa (29/12).

Abbas mengategorikan elektabilitas capres dalam survei ini. Di lapisan pertama adalah Ganjar dan Prabowo. Lapisan kedua ditempati Anies dan Sandiaga. Serta lapisan terakhir ada nama Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil yang tidak jauh berbeda.

Melihat hasil survei ini, Abbas memprediksi Prabowo akan kesulitan jika kembali maju sebagai calon presiden di 2024. Prabowo sudah dua kali kalah. Ditambah, meski sudah punya modal awal, elektabilitasnya tidak banyak berkembang dan cenderung di bawah Ganjar.

"Empat tahun menjelang 2024 sentimen publik terhadap Prabowo tidak lebih baik, bahkan cenderung di bawah Ganjar," kata Abbas.

"Peluang Prabowo 2024 mungkin lebih berat dibanding 2014 maupun 2019," imbuhnya.

Survei SMRC ini dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden pada 23-26 Desember 2020. Sebanyak 1202 responden dipilih dari koleksi sampel acak survei tatap muka yang telah dilakukan SMRC dengan jumlah proporsional menurut provinsi. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. [fik]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini