Survei Capres Charta: Elektabilitas Ganjar Teratas Ungguli Prabowo dan Anies

Kamis, 22 September 2022 16:44 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Survei Capres Charta: Elektabilitas Ganjar Teratas Ungguli Prabowo dan Anies Ganjar dan Prabowo. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Lembaga Survei Charta Politika Indonesia merilis survei elektabilitas calon presiden (capres). Dalam simulasi 10 nama, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengungguli Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya mengatakan, dalam simulasi tersebut elektabilitas Ganjar berada di angka 31,3 persen, Prabowo Subianto mendapat 24,4 persen dan terakhir Anies Baswedan 20,6 persen.

"Pada pilihan tokoh sebagai calon Presiden, Ganjar Pranowo (31.3%), Prabowo Subianto (24.4%), dan Anies R. Baswedan (20.6%) menjadi tiga nama teratas pilihan publik dalam simulasi 10 nama," kata Yunarto dalam keterangannya, Kamis (22/9).

Di Anies, ada Ridwan Kamil dengan 7,2 persen, Sandiaga Uno 2,5 persen, Puan Maharani 2,4 persen, AHY 2,2 persen, Airlangga 1,7 persen, Erick Thohir 1,6 dan Khofifah Indar Parawansa 1,1 persen. Kemudian, responden yang tidak menjawab atau tidak tahu 4,9 persen.

Selanjutnya dalam simulasi 3 nama, nama Ganjar kembali berada di urutan teratas. Elektabilitas Ganjar terpaut jauh di angka 37,5 persen, disusul Prabowo dengan 30,5 persen dan Anies 25,2 persen.

Yunarto menjelaskan, tingginya elektabilitas Ganjar tak lepas dari banyaknya dukungan masyarakat terhadap dia itu di 4 zona wilayah berbeda se-Indonesia.

"Dari responden Jateng dan DIY sebanyak 67 persennya mendukung Ganjar menjadi presiden apabila pemilihan dilakukan hari ini. Kemudian di Jawa Timur 25,8 persen, lalu di Bali, NTB, dan NTT 53,3 persen, dan juga di Maluku serta Papua dengan 30 persen dukungan," imbuhnya.

2 dari 2 halaman

Dalam hasil survei ini, Yunarto menyatakan bahwa pengetahuan publik terhadap Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 terbilang tinggi. Berdasarkan survei, sebanyak 75 persen dari total responden mengetahui perhelatan demokrasi tersebut.

Sebagai informasi, survei ini dilakukan secara tatap muka pada 6 - 13 September 2022. Para responden merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang sudah memiliki hak pilih dalam Pemilu, yakni WNI berusia minimal 17 tahun.

Responden dipilih melalui metode Multistage Random Sampling sebanyak total 1220 responden. Margin of erorr survei ini sebesar 2,82 persen dengan quality control dari 20 persen responden. [ray]

Baca juga:
Alasan PKS Hilangkan Nama Prabowo sebagai Jagoan di Pilpres 2024
Anies Baswedan: Saya Percaya Partai Politik Mengedepankan Kepentingan Bangsa
Senyum Anies saat Namanya Masuk Radar Capres Demokrat 2024
Ini Reaksi Anies Ditanya Kesiapan Nyapres
Respons Anies soal Ada Upaya Jegal Dirinya Maju Nyapres di 2024

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini