Surahman dilaporkan Fahri Hamzah, PKS tunjuk Muzzammil pimpin MKD

Selasa, 26 Juli 2016 13:14 Reporter : Randy Ferdi Firdaus
Surahman dilaporkan Fahri Hamzah, PKS tunjuk Muzzammil pimpin MKD Fahri Hamzah. ©dpr.go.id

Merdeka.com - Konflik antara Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah semakin sengit. Kali ini, pertarungan tak hanya terjadi di pengadilan, tetapi merembet ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD).

Fahri Hamzah melaporkan Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syariah Surahman Hidayat dan Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid ke MKD. Ketiga kader PKS itu merupakan anggota DPR diduga melanggar etik karena membuat surat palsu soal pemecatan Fahri Hamzah dari kader PKS.

MKD memutuskan untuk memproses laporan ketiga kader PKS itu. Dengan demikian, Surahman Hidayat yang menjadi terlapor harus non aktif sebagai Ketua MKD sebagaimana diatur dalam Tatib DPR.

Surat tidak lanjut penanganan perkara ini ditandatangani langsung oleh Wakil Ketua MKD Sufmi Dasco Ahmad. Namun belum ditentukan, kapan MKD mulai menyelidiki dugaan pelanggaran kode etik tersebut.

surat MKD proses laporan Fahri Hamzah ©2016 Merdeka.com/istimewa

Tak mau kalah langkah, PKS juga langsung memutuskan untuk menggantik Surahman Hidayat dari Ketua MKD. Dia menunjuk Wakil Ketua Komisi II DPR Al Muzzammil Yusuf menggantikan Surahman. Hal ini termaktub dalam bocoran surat rotasi PKS yang diterima merdeka.com, Selasa (26/7).

Sebagaimana diketahui, awal mula konflik ini terjadi ketika Fahri Hamzah disebut menolak mundur dari pimpinan DPR sesuai instruksi Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufrie. Kemudian Al Muzzammil Yusuf yang disebut melaporkan Fahri Hamzah ke badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) PKS, hingga akhirnya diputuskan dipecat.

Fahri dituding melanggar etika partai, tak mengindahkan instruksi pimpinan PKS. Namun Fahri punya jawaban sendiri. Dia menilai, permintaan mundur dari Salim Segaf bersifat pribadi. Tidak ada surat menyurat, hanya melalui pesan singkat yang dikirim via WhatsApp.

Fahri Hamzah kemudian menggugat hasil keputusan BPDO dan Majelis Tahkim PKS yang memecat dirinya. Saat ini, proses hukum masih berlanjut di PN Jakarta Selatan setelah proses mediasi gagal dilakukan.

surat PKS tunjuk Al Muzzammil pimpin MKD ©2016 Merdeka.com/istimewa [rnd]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini