Sudah diimbau pakai pengeras suara, warga Depok tetap ogah ke TPS

Rabu, 9 Desember 2015 12:17 Reporter : Nur Fauziah
Sudah diimbau pakai pengeras suara, warga Depok tetap ogah ke TPS Pradi nyoblos. ©2015 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Partisipasi pemilih untuk datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pilwali Depok tampaknya masih rendah. Seperti yang terlihat di TPS 32 RW 009, Beji.

Hingga pukul 11.30 WIB, TPS itu masih terlihat sepi dari pemilih. "Ya seperti ini kondisinya. Mereka sudah mendapat formulir C6," kata Suharto, salah satu anggota KPPS di TPS 32, Rabu (9/12/2015).

Dari daftar hadir, baru 233 pemilih yang datang. Padahal total pemilih di TPS itu tercatat 454 pemilih. "Tadi banyak yang datang jam 09.00 WIB. Sekarang kondisinya memang seperti ini," ungkapnya.

Berkali-kali petugas mengingatkan melalui pengeras suara untuk mengajak warga datang ke TPS agar menyalurkan hak pilihnya. Namun pemilih hanya satu per satu saja yang datang. Padahal, pemerintah sudah memutuskan untuk libur bagi pekerja agar bisa memilih. Sayangnya, antusias warga tidak juga tinggi untuk datang ke TPS.

"Mungkin mereka punya kesibukan sendiri," ucapnya.

Pihaknya juga memberi kesempatan pada warga yang tidak mendapat formulir C6 untuk memilih. Namun mereka baru bisa memilih di atas jam 12.00 WIB. "Diberi kesempatan juga bagi mereka untuk memilih tapi setelah jam 12.00 WIB. TPS ditutup jam 13.00 WIB," katanya. [lia]

Topik berita Terkait:
  1. Pilkada Serentak
  2. Pilkada Depok
  3. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini