Suara Kader Demokrat Terbelah, Mau Oposisi atau Gabung Jokowi

Senin, 1 Juli 2019 15:22 Reporter : Ahda Bayhaqi
Suara Kader Demokrat Terbelah, Mau Oposisi atau Gabung Jokowi hinca panjaitan. ©2017 Merdeka.com/demokrat.or.id

Merdeka.com - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan, suara kader partai terbelah terkait nasib koalisi. Kata Hinca, ada yang meminta menjadi oposisi di luar pemerintahan, ada pula yang ingin bergabung dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Per hari ini ada yang mau minta di posisi saja, atau di luar seperti sekarang ada juga, ada yang juga yang berpendapat bagus bersama-sama," ujar Hinca di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (1/7).

Namun, kalau Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono telah memutuskan, semua kader bakal satu suara. "Di Demokrat kalau sudah diputuskan oleh ketum maka semuanya ikut," kata Hinca.

Hinca menyebut, keputusan bakal berkoalisi dengan kubu pemerintahan atau oposisi di tangan Majelis Tinggi Partai. Majelis tinggi pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono itu akan menggelar rapat setelah 10 Juli atau 40 hari meninggalnya Ani Yudhoyono.

"Majelis tinggi baru akan bersidang sesudah masa kedukaan yang kami sampaikan 10 juli selesai. Nanti di situ diputuskan posisi Partai Demokrat," kata Hinca. [eko]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini